google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

lhokseumawe

Kementerian Dukbangga BKKBN Berikan Penghargaan untuk Kota Lhokseumawe Atas kinerja Program Bangga kencana dan Percepatan Stunting

Banda Aceh, 14 April 2026 — Kementerian Dukbangga BKKBN memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) atas capaian kinerja dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, pada Selasa (14/04/2026).

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kerja nyata Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas keluarga serta menurunkan angka stunting di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Dukbangga BKKBN menyampaikan bahwa Kota Lhokseumawe dinilai berhasil menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat, inovasi program, serta konsistensi dalam pendampingan keluarga berisiko stunting melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Salahuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kader lapangan, hingga dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa DP3AP2KB Kota Lhokseumawe akan terus memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, termasuk edukasi pola asuh, peningkatan gizi keluarga, serta optimalisasi peran Tim Pendamping Keluarga di lapangan.

Kegiatan Rakor tersebut turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh, serta menjadi forum strategis dalam mengevaluasi capaian program dan merumuskan langkah-langkah percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

Dengan penghargaan ini, diharapkan Kota Lhokseumawe semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi yang sehat serta bebas stunting.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pemko Lhokseumawe Revitalisasi Waduk Pusong

Lhokseumawe, 09 April 2026 – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program revitalisasi Waduk Pusong.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang mengajak seluruh kepala daerah untuk aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar 2 Februari 2026 di Sentul, Bogor, Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya komitmen penanganan sampah nasional secara terpadu terhadap lingkungan. “Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Pariwisata tak akan bertahan jika lingkungan kotor,” tegas Prabowo.

Revitalisasi Waduk Pusong dilakukan secara bertahap melalui sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pengangkatan sedimentasi waduk, pembersihan area dari tumpukan sampah, serta penggantian pintu air guna mengoptimalkan fungsi pengendalian air.

Pemerintah Kota Lhokseumawe juga menurunkan alat berat berupa excavator untuk mempercepat proses pengerjaan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Lhokseumawe Taruna Putra Satya selaku juru bicara Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga fungsi waduk sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

“Revitalisasi Waduk Pusong ini mencakup pengangkatan sedimentasi dan penggantian pintu air agar fungsi pengendalian air optimal. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata,” ujar Taruna pada Kamis (09/04/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Upaya pemerintah harus didukung oleh kesadaran bersama. Mari kita jaga lingkungan kita mulai dari hal-hal sederhana, demi Lhokseumawe yang lebih bersih, indah, dan berkelanjutan,” tambah Taruna.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga pada keberlanjutan fungsi infrastruktur lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Lhokseumawe terus bergerak untuk hari ini dan masa depan yang lebih baik.

Walikota Lhokseumawe Apresiasi FALAK Harumkan Nama Daerah di Level Internasional

 

Lhokseumawe –jumat 23 Januari 2026, *Walikota Lhokseumawe DR. Sayuti Abubakar, SH., MH.* *menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) yang telah membawa harum nama Kota Lhokseumawe di tingkat internasional.*

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul prestasi membanggakan yang diraih oleh perwakilan FALAK, Sarajulis dan Cut Septya Marta, yang sukses meraih penghargaan Best Delegate pada ajang Indonesia Youth Excursion Network (IYEN) yang digelar di Malaysia.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa anak-anak Lhokseumawe memiliki potensi besar, mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat internasional. Pemerintah Kota Lhokseumawe sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FALAK,” ujar Walikota Sayuti Abubakar.

Selain prestasi internasional tersebut, kabar membanggakan juga datang dari salah satu pengurus FALAK, Cut Septya Marta, yang dinyatakan lulus sebagai Fasilitator Nasional Forum Anak, sebuah capaian penting yang menunjukkan kualitas dan kapasitas generasi muda Kota Lhokseumawe dalam bidang kepemimpinan serta advokasi hak anak.

Walikota DR. Sayuti Abubakar, SH. MHh, berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anak-anak dan remaja di Kota Lhokseumawe untuk terus berprestasi, meningkatkan kapasitas diri, serta menjadi *pelopor dan pelapor dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.*

Pemerintah Kota Lhokseumawe juga berkomitmen terus mendukung penguatan peran forum anak sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan daerah, sekaligus sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lhokseumawe sebagai Kota Layak Anak.
Apresiasi juga disampaikan kepada kepala Dinas Salahuddin S.ST, MSM dan Nuurhati S.Ag Kabid PHA Dinas DP3AP2KB kota Lhokseumawe yang telah melakukan pembinaan terbaik bagi forum anak kota Lhokseumawe.

“Teruslah berkarya, teruslah menjadi inspirasi. Anak-anak hebat hari ini adalah pemimpin masa depan,” tutup Walikota Lhokseumawe, Bapak Sayuti Abubakar.

Relawan Pemko Lhokseumawe Gotong Royong Tutup Lubang Jalan Nasional

Lhokseumawe – Relawan Pemerintah Kota Lhokseumawe bersama unsur organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan melaksanakan aksi gotong royong menutup sejumlah lubang pada ruas jalan nasional yang melintasi wilayah Kota Lhokseumawe, Kamis, 15-01-2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus respon cepat atas kondisi jalan yang membahayakan.

Aksi gotong royong tersebut melibatkan relawan kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, aparatur pemerintah, serta organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Dengan peralatan seadanya dan material penimbun sementara, para relawan menutup lubang-lubang jalan yang selama ini kerap memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.

Habibillah, SE., Koordinator Relawan Pemko Lhokseumawe menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah darurat untuk meminimalisir risiko kecelakaan sembari menunggu penanganan permanen dari instansi berwenang. “Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Meski jalan nasional Medan-Banda Aceh merupakan kewenangan pemerintah pusat, kami merasa perlu hadir untuk mencegah jatuhnya korban,” ujarnya.

Ismail warga setempat menyambut positif aksi tersebut dan mengapresiasi kepedulian relawan Pemko Lhokseumawe. Menurut warga, kondisi jalan berlubang semakin parah pascahujan dan banjir beberapa waktu lalu, sehingga membutuhkan penanganan cepat.

Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., Wali Kota Lhokseumawe memberikan arahan kepada seluruh relawan melakukan kegiatan tanggap darurat terhadap keselamatan publik. Menurutnya, aksi gotong royong ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kehadiran pemerintah di tengah persoalan masyarakat.

“Gotong royong ini adalah langkah darurat demi keselamatan masyarakat. Meski jalan nasional merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak bisa tinggal diam ketika kondisi jalan berpotensi membahayakan warga, dan kami terus mendorong agar penanganan menyeluruh segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Wali Kota Lhokseumawe.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata semangat kolaborasi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan fasilitas publik di Kota Lhokseumawe.

Plh Kadis DLH Lhokseumawe Klarifikasi Pergantian Tenaga Kebersihan: Berdasarkan Evaluasi Kinerja

Lhokseumawe – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, Muhammad Nasir, S.Hi, menegaskan bahwa pergantian tenaga kebersihan di DLH bukan pemecatan sepihak, melainkan bagian dari kebijakan Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abu Bakar, S.H., M.H., berdasarkan evaluasi kinerja sepanjang 2025.

Klarifikasi disampaikan Senin (3/11/2025) di Kantor DLH Kota Lhokseumawe. Total 54 tenaga kebersihan lama digantikan oleh 54 tenaga baru melalui proses administrasi dan evaluasi yang objektif.

“Pergantian ini bukan pemecatan sepihak. Keputusan didasari hasil evaluasi kinerja dan kebutuhan lapangan, sepenuhnya berada di bawah kebijakan Bapak Wali Kota,” jelas Muhammad Nasir.

Hasil evaluasi tenaga kebersihan DLH 2025:

– Jarak tempuh kerja menghambat kinerja: 21 orang
– Habis masa kerja (pensiun/meninggal dunia): 3 orang
– Permintaan sendiri: 2 orang
–  Indisipliner: 14 orang
–  Penertiban administrasi (double dalam satu keluarga): 8 orang
– Jalur P3K: 6 orang

Muhammad Nasir menambahkan, pergantian tenaga kebersihan ini untuk meningkatkan efektivitas, disiplin, dan produktivitas di lapangan, sekaligus menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan Kota Lhokseumawe.

Ia menegaskan bahwa tidak ada keputusan diskriminatif dan seluruh proses telah koordinasi dengan Pemerintah Kota serta memperhatikan aspek kepegawaian secara menyeluruh.

“Kami tetap terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat. Kebijakan ini bertujuan pembenahan internal agar pelayanan publik lebih baik,” tutup Plh Kadis DLH.

*DP3AP2KB Kota Lhokseumawe Bersama PT Perta Arun Gas Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan untuk Peningkatan Ekonomi Perempuan Pesisir*

Lhokseumawe, 2 September 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan PT Perta Arun Gas menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Ikan untuk Peningkatan ekonomi bagi perempuan pesisir. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 1 sampai dengan 2 September 2025, di Gedung Hasby, dan diikuti oleh 40 peserta terdiri dari 8 gampong pesisir di Kota Lhokseumawe.

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir. “Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan praktis kepada perempuan pesisir dalam mengolah hasil laut, sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta mendukung ekonomi lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui pelatihan ini peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai teknik pengolahan ikan menjadi berbagai produk olahan, tetapi juga dibekali dengan wawasan terkait pengemasan dan strategi pemasaran agar produk dapat bersaing di pasaran.

Perwakilan PT Perta Arun Gas dalam kesempatan yang sama disampaikan oleh Pjs. Manager Corrcom & CSR PAG, Bapak Makmur Raharjo, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan masyarakat sekitar. “Kerja sama ini merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok perempuan pesisir, agar lebih mandiri dan produktif,” ungkapnya.

Selama dua hari pelatihan, para peserta mendapatkan materi praktik langsung, dari Pemateri Mr. Phep (H.Munawar) antara lain pembuatan KarengPhep, nugget ikan, bakso ikan, serta aneka olahan lainnya, serta cara pemasaran dan packing produk, Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias dan bertekad untuk memanfaatkan keterampilan yang diperoleh guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi dukungan PT Perta Arun Gas dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Melalui sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan program pemberdayaan perempuan pesisir dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Lhokseumawe.

Haji Uma Bentuk Grup Koordinasi, Apresiasi Wali Kota Lhokseumawe Gerak Cepat Meringkus Pelaku Pelanggaran Syariat di TikTok

Lhokseumawe – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, S.Sos.membentuk grup koordinasi bersama Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk menindak pelanggaran syariat Islam di media sosial. Langkah cepat ini dilakukan setelah menerima laporan dari sejumlah warga, termasuk ulama Dayah Tgk Zakaria, terkait konten tidak senonoh di TikTok yang menampilkan seorang perempuan memperlihatkan aurat hingga celana dalam demi mendapatkan gift.

Pelaku berinisial (ID), warga Kecamatan Blang Mangat, berhasil diamankan jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe.

Laporan warga segera direspons Haji Uma dengan berkoordinasi bersama Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH, MH, yang memberikan izin pembentukan grup koordinasi penanganan kasus.

Grup tersebut beranggotakan Haji Uma, Wali Kota Lhokseumawe,Ketua DPRK, Plt Kepala Dinas Syariat Islam, Dinas Syariat Islam, MPU, para camat dari Blang Mangat, Muara Dua, Muara Satu, dan Banda Sakti, Tgk Zakaria, Ketua Milenial Seunamboeng Endatu, Polsek Blang Mangat, serta Khaidir Abu bakar selaku Tokoh muara satu dan wakil satgasus swasembada pangan serta sejumlah tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya.

Hanya dalam waktu tiga jam, alamat dan identitas pelaku berhasil terdeteksi,

Atas arahan Wali Kota Lhokseumawe, petugas bergerak menjemput pelaku dengan mediasi Forkopimcam Blang Mangat. Pertemuan digelar di Kantor Camat Blang Mangat pada pukul 15.00 WIB, Senin (11/8/2025),

dihadiri kepala desa, keluarga pelaku, dan aparat setempat, Pelaku yang berusia 25 tahun tersebut meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang merusak nilai-nilai syariat Islam.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Forkopimcam bersama KUA menyepakati 10 poin keputusan:

1. Sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku dipanggil bersama keluarga dan didampingi aparatur gampong.
2. Pelaku menyampaikan permintaan maaf dan mengaku khilaf karena rok-nya terangkat tanpa sengaja.
3. Menurut aparatur gampong, pelaku jarang keluar rumah, cenderung anak rumahan, dan kurang pergaulan.
4. Berdasarkan pengamatan aparat, pelaku bukan tipe perempuan nakal.
5. Sebelumnya, pelaku tidak pernah membuat masalah atau melakukan hal serupa.
6. Pelaku dibawa ke kantor camat oleh adik dan sepupunya karena ibunya sakit jantung dan ayahnya telah meninggal dunia.
7. Keluarga dan aparatur gampong berjanji akan membina dan memantau pelaku.
8. Pelaku telah mendapat tausiah dari penyuluh agama KUA.
9. Pelaku diwajibkan mengikuti pengajian di gampong selama satu bulan.
10. Foto dan kejadian tidak diekspos untuk mencegah perundungan, serta mengimbau masyarakat agar tidak membagikan atau menyebarkan video tersebut.

Sudirman Haji Uma, S.Sos.mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe, jajaran Forkopimcam, dan semua pihak yang terlibat dalam penertiban pelanggaran syariat ini. Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh anak bangsa untuk menjaga syariat Islam sebagai identitas masyarakat Aceh.

“Kerusakan akhlak dan moral di media sosial kini semakin parah. Baik laki-laki maupun perempuan tidak segan memperlihatkan aurat dan melakukan gaya mesum demi mendapatkan gift. Ini sudah kelewat batas,” tegas Haji Uma.

Sebagai tindak lanjut, Haji Uma bersama Plt Kepala Wilayatul Hisbah Kota Lhokseumawe akan melayangkan surat kepada Menteri Komunikasi dan Digital untuk menutup seluruh akun TikTok dan media sosial milik warga Aceh yang mengandung unsur pornografi.

Wali Kota Lhokseumawe Apresiasi Anugerah Kota Layak Anak Predikat Nindya Tahun 2025*

Lhokseumawe, 8 Agustus 2025 – Pemerintah Kota Lhokseumawe kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada hari Jumat, 8 Agustus 2025, Kota Lhokseumawe secara resmi menerima Anugerah Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Nasional dengan Predikat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), dalam acara penganugerahan yang diselenggarakan di Jakarta.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan ini. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah daerah, perangkat gampong, dunia pendidikan, dunia usaha, media, serta masyarakat Kota Lhokseumawe yang terus berkomitmen dalam melindungi dan memenuhi hak anak.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi pencapaian ini. Predikat Nindya adalah bukti bahwa kerja kolaboratif dalam membangun lingkungan yang ramah anak di Lhokseumawe sudah berada pada jalur yang tepat. Ini menjadi motivasi besar untuk terus memperkuat program dan kebijakan ramah anak di berbagai sektor,” ujar Wali Kota.

Capaian Predikat Nindya ini merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya, di mana Kota Lhokseumawe berada pada tingkat Madya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor, terutama dalam pemenuhan indikator KLA, seperti penyediaan ruang ramah anak, perlindungan dari kekerasan, pemenuhan hak sipil anak, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta peran aktif forum anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM, menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya dan inovasi, termasuk penguatan peran Forum Anak, penyuluhan hak anak di tingkat keluarga dan sekolah, serta pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Kami terus mendorong Lhokseumawe menjadi kota yang benar-benar layak bagi tumbuh kembang anak. Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen tersebut, sekaligus tanggung jawab agar lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan untuk meraih Predikat Utama dalam Anugerah KLA tahun-tahun mendatang. Oleh karena itu, berbagai program strategis akan terus diperkuat, termasuk pelibatan anak dalam proses pembangunan yang partisipatif, serta penguatan peraturan daerah yang mendukung perlindungan anak secara berkelanjutan.

DP3AP2KB Lhokseumawe Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Lindungi Anak dan Perempuan

Lhokseumawe – Dalam upaya mewujudkan perlindungan yang lebih kuat bagi anak dan perempuan di Kota Lhokseumawe, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melaksanakan rangkaian kegiatan kolaboratif lintas sektor selama tiga hari berturut-turut.

Kegiatan ini bertajuk “Pertemuan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Anak (KtA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan Perkawinan Anak Tahun 2025*, dan berlangsung di Kantor DP3AP2KB Kota Lhokseumawe sejak Kamis, 7 Agustus 2025.

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M., menegaskan bahwa pendekatan terpadu antarinstansi adalah langkah penting untuk menghadapi kompleksitas persoalan yang dihadapi anak dan perempuan dewasa ini. “Kami menyadari bahwa pencegahan kekerasan dan eksploitasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara instansi pemerintah, tokoh masyarakat, penegak hukum, dan elemen masyarakat lainnya,” jelasnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta yang terdiri dari berbagai unsur—termasuk lembaga pendidikan, kepolisian, kejaksaan, tokoh agama, organisasi perempuan, serta perwakilan milenial—mendiskusikan strategi pencegahan dan penanganan kasus-kasus yang menyasar kelompok rentan. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan memperkuat jaringan kerja di tingkat lokal.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Susilawati, S.Pi., menyampaikan bahwa kegiatan ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan semua sektor dalam menghadapi potensi kekerasan dan pelanggaran hak anak. “Tidak cukup hanya dengan mengetahui persoalan. Kita harus bergerak bersama, cepat, dan tepat. Perkawinan anak, perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum—semua itu butuh penanganan yang bersinergi,” tegasnya.

Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi momen memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan komitmen lintas sektor yang terbangun, DP3AP2KB optimis Lhokseumawe dapat menjadi kota yang lebih ramah terhadap anak dan perempuan.

Wali Kota Lhokseumawe Sidak Pasar Inpres, Tegas Cegah Beras Oplosan dan Permainan Harga

Lhokseumawe, 30 Juli 2025— Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mutu pangan, Pemerintah Kota Lhokseumawe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres pada Rabu pagi (30/7). Sidak dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, didampingi Plt. Sekda, Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, serta jajaran dinas terkait lainnya.

Fokus pengawasan tertuju pada komoditas beras menyusul maraknya isu beras oplosan dan dugaan praktik permainan harga di tingkat pedagang. Dalam sidak tersebut, tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual beras medium dan premium, serta memeriksa kondisi fisik beras yang dipasarkan.

“Kami ingin memastikan tidak ada praktik curang seperti pengoplosan beras atau permainan harga yang merugikan masyarakat. Konsumen berhak mendapatkan kualitas yang layak dengan harga yang wajar,” tegas Wali Kota Lhokseumawe di sela kegiatan.

Wali Kota juga mengingatkan para pedagang agar menjalankan usaha secara jujur dan beretika. Ia menegaskan bahwa Pemko tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melakukan kecurangan dalam distribusi atau penjualan bahan pangan.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Lhokseumawe menyampaikan bahwa ketersediaan beras di gudang Bulog berada dalam kondisi aman. Distribusi terus dilakukan secara teratur guna menjamin pasokan tetap stabil di pasar tradisional.

“Bulog terus memantau jalur distribusi dan siap mendukung langkah Pemko dalam menjaga kestabilan harga serta ketersediaan beras bagi masyarakat,” ujarnya.

Sidak kali ini turut melibatkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Kepala Dinas PUPR, serta unsur pengawasan dan aparat keamanan. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah lapak pedagang beras, mencakup pengecekan label kemasan, harga jual, hingga kualitas fisik butiran beras.

Menurut Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, pengawasan akan terus dilakukan secara rutin. Pihaknya juga membuka kanal pengaduan publik sebagai sarana pelaporan jika ditemukan praktik tidak jujur di pasar.

“Pasar harus menjadi tempat perdagangan yang adil dan transparan. Kami akan tindak tegas jika ada temuan pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan pangan pokok seperti beras,” katanya.

Langkah cepat ini mendapat respons positif dari para pedagang maupun masyarakat. Mereka menilai kehadiran pemerintah di lapangan memberikan rasa aman sekaligus memastikan kualitas pangan tetap terjaga, khususnya menjelang momen kenaikan permintaan seperti akhir tahun dan hari besar keagamaan.

Dengan sidak ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, transparan, dan berpihak pada kepentingan konsumen.

error: Konten dilindungi!!