google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bulan: April 2026

SPBUN Kebun Baru Bantah Pemberitaan Penahanan Ibu Pengambil Brondolan Sawit, Sebut Sudah Tiga Kali Diproses Hukum

LANGSA – terasjurnalis.net

Polemik pemberitaan terkait penahanan seorang warga bernama Puspa Rini dalam kasus dugaan pencurian brondolan sawit di Kebun Baru PTPN IV Regional 6 Aceh akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak internal perusahaan.

Ketua Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Unit Kebun Baru angkat bicara mewakili manajemen serta Manager Kebun Baru, Dian Amanu Afsar, guna meluruskan informasi yang dinilai tidak utuh sebagaimana beredar di sejumlah media online.

Dalam keterangannya kepada wartawan, SPBUN menegaskan bahwa proses hukum terhadap Puspa Rini bukanlah tindakan spontan ataupun kriminalisasi terhadap masyarakat kecil.

Menurutnya, yang bersangkutan tercatat telah beberapa kali diamankan karena mengambil brondolan sawit di areal perkebunan tanpa izin dan sebelumnya sudah diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan (tipiring).

“Perlu kami luruskan, kejadian ini bukan baru sekali. Yang bersangkutan sudah tiga kali tertangkap dan diproses,” ujar Ketua SPBUN.

Ia merinci, kejadian tersebut terjadi pada 26 September 2025, kemudian kembali pada 30 Oktober 2025, dan terakhir pada 22 Februari 2026.

Pihak perusahaan, kata dia, sebelumnya telah memberikan peringatan serta pembinaan agar perbuatan serupa tidak kembali terulang. Namun karena kejadian terus berulang, kasus tersebut akhirnya dilaporkan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

SPBUN juga menepis anggapan bahwa manajemen kebun bertindak tidak manusiawi sebagaimana narasi yang berkembang di publik.

Menurutnya, kewenangan penahanan sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum setelah laporan diterima dan diproses, bukan keputusan pihak perusahaan.

Ia menjelaskan, pengamanan terhadap brondolan sawit dilakukan karena komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan kerap menjadi sasaran pencurian di area perkebunan.

“Kami menghormati kebebasan pers, namun pemberitaan seharusnya tetap berimbang dan memuat klarifikasi dari semua pihak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” katanya.

SPBUN berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran utuh kepada publik sekaligus memulihkan nama baik manajemen Kebun Baru yang sebelumnya menjadi sorotan akibat pemberitaan sepihak.

Reporter:RG

Bukan Hanya Korupsi, Sidang Petrus Fatlolon Kini Disorot Soal Integritas Hukum

AMBON — Sidang perkara dugaan korupsi penyertaan modal PT Tanimbar Energi berubah dramatis dan penuh ketegangan. Mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, bukan hanya menghadapi tuntutan berat 8 tahun penjara, tetapi juga melancarkan serangan balik dengan tudingan serius terhadap proses penegakan hukum yang menjeratnya.

Persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (16/4/2026), mendadak menjadi sorotan setelah Fatlolon secara terbuka menuding adanya diskriminasi dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar yang dibacakan tim jaksa dipimpin Garuda Cakti Vira Tama.

Jaksa menuntut Fatlolon dengan pidana penjara 8 tahun, denda Rp300 juta subsider 100 hari kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp4,4 miliar.

Tak hanya itu, jaksa menegaskan apabila uang pengganti tidak dibayar satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta terdakwa akan disita dan dilelang. Jika nilai aset tidak mencukupi, ancaman tambahan hukuman 3 tahun 3 bulan penjara menanti.

Tiga Terdakwa Diseret dalam Pusaran Korupsi

Dalam perkara ini, Fatlolon tidak sendirian. Dua petinggi PT Tanimbar Energi turut dituntut:

* Direktur Utama periode 2019–2023, **Johana Joice Julita Lololuan**, dituntut 7 tahun penjara, denda Rp250 juta, dan uang pengganti Rp763 juta.
* Direktur Keuangan, **Karel F.G.B. Lusnarnera**, dituntut 6 tahun penjara, denda Rp200 juta, serta uang pengganti Rp745 juta.

Jaksa menyimpulkan ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam UU Tipikor dan KUHP.

Perkara ini disebut menyebabkan kerugian negara mencapai Rp6,25 miliar yang bersumber dari dana APBD Tahun Anggaran 2020–2022.

Sidang Memanas, Fatlolon Bongkar Kejanggalan

Namun drama sebenarnya justru terjadi usai sidang. Di hadapan awak media, Fatlolon dengan nada tinggi memperlihatkan dugaan kejanggalan dalam dokumen tuntutan jaksa.

Ia mengaku identitas pribadinya dalam surat tuntutan disebut keliru, mulai dari tempat lahir hingga keterangan agama.

“Ini lucu. Saya disebut lahir di Lamongan tahun 1991, bahkan ditulis beragama Islam. Ini bentuk diskriminasi!” tegasnya.

Fatlolon menilai kesalahan identitas tersebut bukan sekadar administrasi, melainkan berpotensi menjadi persoalan serius dalam hukum acara pidana.

Potensi Cacat Formil Dakwaan

Dalam hukum pidana, surat dakwaan wajib memenuhi syarat formil sebagaimana diatur dalam Pasal 143 ayat (2) huruf a KUHAP, yakni memuat identitas lengkap dan benar terdakwa.

Apabila terjadi kesalahan identitas yang berujung pada *error in persona* atau salah orang, maka dakwaan dapat dinyatakan batal demi hukum (*null and void*).

Pernyataan Fatlolon pun membuka dimensi baru dalam perkara ini. Ia bahkan mengklaim sejak awal telah diperingatkan akan adanya perlakuan tidak adil.

“Saya sudah diberi tahu dari awal akan didiskriminasi. Bukti dan rekamannya sudah saya serahkan ke Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Tudingan tersebut langsung memantik perhatian publik, karena kasus yang awalnya fokus pada dugaan korupsi kini melebar pada isu integritas proses hukum.

“Tuhan Tidak Buta”

Di tengah ketegangan persidangan, suasana berbeda justru ditunjukkan istri salah satu terdakwa, Joice Pentury. Dengan ekspresi tenang, ia hanya menyampaikan satu kalimat singkat yang sarat makna.
“Tuhan tidak buta.”
Ucapan tersebut menjadi penutup emosional dalam sidang yang penuh tekanan tersebut.

Sidang Ditunda, Drama Belum Usai

Majelis hakim yang diketuai Martha Maitimu akhirnya menunda persidangan hingga 20 April 2026 dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi).

Perkara yang terdaftar dalam nomor 54, 55, dan 56/Pid.Sus-TPK/2025/PN Amb ini dipastikan masih akan berlangsung panas.

Bukan hanya soal kerugian negara miliaran rupiah, tetapi juga pertarungan narasi antara tuntutan korupsi dan tudingan diskriminasi yang kini ikut membayangi wajah penegakan hukum di ruang sidang Tipikor Ambon.

Kementerian Dukbangga BKKBN Berikan Penghargaan untuk Kota Lhokseumawe Atas kinerja Program Bangga kencana dan Percepatan Stunting

Banda Aceh, 14 April 2026 — Kementerian Dukbangga BKKBN memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) atas capaian kinerja dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, pada Selasa (14/04/2026).

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., MSM, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kerja nyata Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kualitas keluarga serta menurunkan angka stunting di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Dukbangga BKKBN menyampaikan bahwa Kota Lhokseumawe dinilai berhasil menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat, inovasi program, serta konsistensi dalam pendampingan keluarga berisiko stunting melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Salahuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kader lapangan, hingga dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam mendukung Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting di Kota Lhokseumawe,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa DP3AP2KB Kota Lhokseumawe akan terus memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, termasuk edukasi pola asuh, peningkatan gizi keluarga, serta optimalisasi peran Tim Pendamping Keluarga di lapangan.

Kegiatan Rakor tersebut turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Aceh, serta menjadi forum strategis dalam mengevaluasi capaian program dan merumuskan langkah-langkah percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

Dengan penghargaan ini, diharapkan Kota Lhokseumawe semakin memperkuat komitmennya dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi yang sehat serta bebas stunting.

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Pemko Lhokseumawe Revitalisasi Waduk Pusong

Lhokseumawe, 09 April 2026 – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui program revitalisasi Waduk Pusong.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendorong gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang mengajak seluruh kepala daerah untuk aktif mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar 2 Februari 2026 di Sentul, Bogor, Presiden Republik Indonesia menekankan pentingnya komitmen penanganan sampah nasional secara terpadu terhadap lingkungan. “Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Pariwisata tak akan bertahan jika lingkungan kotor,” tegas Prabowo.

Revitalisasi Waduk Pusong dilakukan secara bertahap melalui sejumlah pekerjaan utama, di antaranya pengangkatan sedimentasi waduk, pembersihan area dari tumpukan sampah, serta penggantian pintu air guna mengoptimalkan fungsi pengendalian air.

Pemerintah Kota Lhokseumawe juga menurunkan alat berat berupa excavator untuk mempercepat proses pengerjaan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Lhokseumawe Taruna Putra Satya selaku juru bicara Pemerintah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa revitalisasi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga fungsi waduk sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

“Revitalisasi Waduk Pusong ini mencakup pengangkatan sedimentasi dan penggantian pintu air agar fungsi pengendalian air optimal. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata,” ujar Taruna pada Kamis (09/04/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Upaya pemerintah harus didukung oleh kesadaran bersama. Mari kita jaga lingkungan kita mulai dari hal-hal sederhana, demi Lhokseumawe yang lebih bersih, indah, dan berkelanjutan,” tambah Taruna.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga pada keberlanjutan fungsi infrastruktur lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Lhokseumawe terus bergerak untuk hari ini dan masa depan yang lebih baik.

Pimred LintasAtjeh.com Berikan Penghargaan Untuk 5 Ka.SPPG Yayasan Berkah Negeri Berseri

Aceh Tamiang I ACEH I terasjurnalis.net

Dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Media Online LintasAtjeh.com ke-12, tanggal 07 April 2026, Pimpinan Redaksi dan Dewan Redaksi didampingi Kontributor Aceh Tamiang melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dibawah pengelolaan Yayasan Berkah Negeri Berseri.

Dalam kesempatan tersebut, di masing-masing SPPG yang ada di Kecamatan Bendahara, Manyak Payed, Seruway, dan Kejuruan Muda, rombongan Media Online LintasAtjeh.com, juga bertemu dengan para mitra SPPG untuk berdiskusi tentang pelayanan makan bergizi gratis (MBG) yang sudah berjalan selama ini.

Dari hasil penjelasan tersebut, SPPG dibawah pengelolaan Yayasan Berkah Negeri Berseri selama ini dapat berjalan dengan baik dan rata-rata melayani sekitar 3000 penerima manfaat. Hal ini juga tidak terlepas peran penting dan kinerja Kepala SPPG Buket Panyang Dua, Kepala SPPG Matang Tepah, Kepala SPPG Tangsi Lama 2, Kepala SPPG Sungai Liput 1 dan Kepala SPPG Sungai Liput 2.

Untuk mengapresiasi prestasi para kepala SPPG tersebut, Pimpinan Redaksi Media Online LintasAtjeh.com dalam kunjungannya, Rabu (08/04/2026), berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan atas kinerjanya dalam mendukung suksesnya program Asta Cita Pemerintah Pusat tersebut.

“Ini sebagai bentuk apresiasi kami. Ini masih dalam rangkaian HUT LintasAtjeh.com ke-12. Semoga menjadi pemicu semangat mengabdi kepada bangsa dan negara dalam menyukseskan program makan bergizi gratis yang menjadi program unggulan Pemerintahan Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada Yayasan Berkah Negeri Berseri yang terus berkomitmen untuk mendukung program Asta Cita Pemerintah Pusat menuju generasi Emas 2045,” tandas Ari Muzakki.

Sementara itu, Mitra SPPG Sungai Liput 2 Fadli Ikhsan dalam keterangannya mengatakan sangat berterimakasih atas kunjungan rombongan Media Online LintasAtjeh.com yang selama ini sudah menjadi mitra media partner.

“Terima kasih atas kunjungan Pimred LintasAtjeh.com dan rombongan. Kami sangat mengapresiasi atas penghargaan kepada Kepala SPPG Sungai Liput 2. Semoga menambah motivasi kerja dalam menyukseskan program MBG Bapak Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045,” demikian ucapnya bangga.

Dalam kesempatan tersebut, Dilla Rama Dhani, S.Sos, selaku Kepala SPPG Buket Panyang Dua mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Media Online LintasAtjeh.com.

“Saya sebagai Kepala SPPG Buket Panyang Dua mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan penghargaan yang telah diberikan oleh Media Online LintasAtjeh.com dan telah mempercayai kinerja dan prestasi kami dalam Program MBG menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Dilla Rama Dhani, S.Sos.

Reporter:RG

HUT LintasAtjeh.com Ke-12 Di Aceh Tamiang Berjalan Meriah Dan Penuh Rasa Kekeluargaan,

Aceh Tamiang I ACEH I terasjurnalis.net

Media online LintasAtjeh.com merayakan HUT yang ke-12 dengan penuh khidmat dan semangat kekeluargaan. Mengusung tema “Sederhana Membangun Bangsa, Mencerdaskan Tunas Bangsa”, peringatan ini dipusatkan di Syabab Coffee, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa (07/04/26).

Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi momentum refleksi bagi LintasAtjeh.com untuk terus memperkuat profesionalisme, integritas, dan penyajian informasi yang akurat bagi masyarakat.

Perayaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh berpengaruh di Aceh Tamiang, di antaranya,Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, Wakil Ketua II DPRK, Muhammad Nur, SE, Ketua DPD PKS Aceh Tamiang, Dedi Suriansyah, MA, Ketua KPA Aceh Tamiang, Ishak (Kuring), Direktur RSUD Muda Sedia, dr. Andika Putra, Sp.PD-FINASIM, M.HKes, Perwakilan Pemerintah Daerah, insan pers, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta mitra kerja.

Dalam sambutannya, Pimpinan dan Kabiro LintasAtjeh.com, Ari Muzakki dan Syahri El Nasir, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat yang telah membersamai perjalanan media ini selama lebih dari satu dekade.

“Di usia ke-12 ini, kami tetap berkomitmen menjaga independensi dan profesionalisme. Kami ingin media ini hadir sebagai penyejuk di tengah masyarakat, bukan pemecah belah,” tegas Ari Muzakki.

Sebagai wujud syukur, LintasAtjeh.com menyantuni puluhan anak yatim piatu dari Desa Kebun Tanah Terban. Aksi sosial ini menegaskan peran media yang tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian yang peduli terhadap realitas sosial masyarakat.

Selain itu, manajemen LintasAtjeh.com memberikan cendera mata sebagai bentuk penghargaan kepada pimpinan DPRK, Direktur RSUD, serta tokoh masyarakat atas sinergi yang terjalin selama ini.

Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon, SH, memberikan apresiasi tinggi atas eksistensi LintasAtjeh.com yang konsisten mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang cepat dan terpercaya. Ia berharap media ini terus menjadi mitra strategis dalam menjaga keseimbangan informasi.

Acara yang diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para jurnalis di Aceh Tamiang. Memasuki usia baru, LintasAtjeh.com bertekad untuk terus beradaptasi dengan teknologi digital tanpa meninggalkan karakter kritis, edukatif, dan inspiratif.Perayaan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol soliditas dan harapan untuk masa depan media yang lebih gemilang.

Reporter:RG

PTPN IV Regional VI Unit Kebun Baru Gelar Festival Syawal Kebun Baru Kreatif 2026

terasjurnalis.net I Aceh, Langsa

PTPN IV Regional VI menggelar Festival Syawal Kebun Baru Kreatif (FESBUK) 2026 tingkat PAUD, TK, dan Diniyah,Kegiatan perlombaan ini sebagai bentuk terciptanya generasi terbaik dimasa mendatang ,cikal bakal pembentukan karakter harus ditempa dari usia dini agar tercipta sosok yang amanah ,kompeten,loyal,adaptif dan kolaboratif,Sabtu(04/04/2026)

Ketua panitia Isrina Barara menyampaikan Kegiatan Perlombaan bagi anak – anak PAUD ,TK dan Diniyah sebagai sentuhan awal untuk mereka menyalurkan bakat melalui ruang-ruang formal secara sederhana namun syarat makna dan dapat diterapkan nantinya dalam aspek kehidupan sehari-hari,sikap Amanah , Kompeten,Harmonis,Loyal,Adaptif dan Kolaboratif (AKHLAK) secara nyata akan menjadikan mereka SDM yang berkualitas dikemudian hari.

“Kita Melihat hari ini seluruh anak sangat bersemangat , berinteraksi satu sama lain menjaga ,memupuk rasa kebersamaan hal ini juga tidak terlepas dari peran orang tua dan lingkungan perusahaan yang penuh rasa kekeluargaan, Hal inilah yang mendorong dan menjadi cerminan Budaya perusahaan yang lebih luas membangun semangat secara optimal dan menumbuhkan generasi berprestasi”,

“Hari ini akan dipertandingkan 4 Jenis Perlombaan yaitu:

1.Cerdas Cermat Kategori Tingkat PAUD dan TK terbagi didalam 3 tim

2.Lomba Adzan Kategori ,Tingkat PAUD ,TK dan Diniyah diikuti 49 peserta

3.Hafalan Surah pendek tingkat PAUD,TK dan Diniyah diikuti 67 peserta

4. Serta Lomba Fashion Show Busana Muslimah untuk Kategori Tingkat Diniyah sebanyak 12 peserta”,ujar isrina Barra

Untuk Hafalan Surah Pendek dan Adzan telah dilaksanakan seleksi di masing-masing PAUD,TK dan Diniyah pada hari Rabu (01 April 2026), Selanjutnya peserta yang dinyatakan lulus seleksi adalah peserta yang akan tampil pada hari ini,Terbaik 1,2 dan 3 akan langsung mendapat bingkisan kepada masing-masing pemenang,Disamping itu, masing-masing peserta yang tampil hari ini juga mendapatkan Bingkisan Hadiah Hiburan sebagai bentuk apresiasi kami atas keberanian mengikuti lomba ini.

“Semangat mereka ,Kebersamaan , Menghargai satu sama lain adalah cermin bagaimana ruang lingkup perusahaan menjadi pembentuk karakter dimana kelak anak-anak yang di tempat hari ini adalah cikal bakal generasi yang cerdas dan berkarakter serta membawa nilai-nilai budaya”,tutup nya

Dian Amanu Afsar selaku PJ Manajer Kebun Baru PTPN IV Regional VI mengucapkan ribuan terima kasih kepada Keluarga Besar Kebun Baru yang hadir pada hari dan selaku Panitia Kegiatan yang telah mengerahkan seluruh waktu dan tenaganya,Ucapan terimakasih juga ia sampaikan kepada Asisten kepala Wilayah A merangkap Wilayah B,Asisten Afdeling I-VI yang berhadir,Asisten tata usaha dan keuangan, Asisten Personalia dan umum serta Ketua SPBUN basis Kebun Baru, Terimakasih telah mensukseskan acara ini dan Semoga ini menjadi pemberat amal jariyah kita semua,Perlombaan ini menjadi media sederhana dan penuh makna untuk menghadirkan nilai AKHLAK dalam kehidupan sehari-hari.

“perlombaan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan atau kompetisi melainkan juga menjadi ruang pembelajaran nilai bagi seluruh insan perusahaan dan keluarga Kebun Baru,Karena pada akhirnya budaya perusahaan yang hebat selalu berawal dari nilai-nilai yang hidup di dalam diri setiap individu, Semoga kegiatan ini semakin mempererat ukhuwah di antara kita dan menjadi energi positif untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan yang terbaik dengan penuh integritas dan keikhlasan bagi Perusahaan.

Sebagaimana yang juga diamanatkan dalam Core Value AKHLAK dan Budaya One PTPN (Owner’s Mindset, Networking, Excellence) serta Karakteristik Nusantara EntrePlanters 3on3. Momen ini juga menjadi pengingat bagi kita bahwa dalam kebersamaan dan kebaikan, selalu ada keberkahan yang Allah SWT hadirkan”,tutup Dian.

Reporter:RG

Gelombang Demo di Langsa: Warga Tuntut Keadilan Bantuan Dana Banjir, Pemerintah & Kejaksaan Disorot

Langsa – Gelombang demonstrasi mengguncang Kota Langsa, Kamis (2/4/2026), ketika ratusan warga turun ke jalan menuntut keadilan atas penyaluran bantuan dana banjir bagi korban bencana. Aksi ini dipimpin oleh juru bicara massa, Haprizal Roji, S.Sos, yang menyuarakan keresahan masyarakat terkait dugaan ketidaktepatan distribusi bantuan.

Dalam orasinya, Haprizal menegaskan bahwa masyarakat tidak menolak program bantuan, namun menuntut transparansi dan keadilan dalam proses pendataan hingga penyaluran. Ia menyebut, banyak warga yang seharusnya berhak justru belum menerima bantuan, sementara muncul dugaan adanya penerima yang tidak sesuai kriteria.

“Kami hanya ingin keadilan. Bantuan ini untuk korban bencana, bukan untuk disalahgunakan. Harus tepat sasaran, juga agar bantuan dana banjir untuk segera di diberikan dalam waktu sesingkat nya . Bila tuntuan tidak di pedulikan maka masyarakat akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi .” tegasnya di hadapan massa aksi.

Aksi yang berlangsung di sejumlah titik strategis kota itu menarik perhatian publik. Massa membawa berbagai tuntutan, mulai dari evaluasi data penerima hingga desakan agar aparat penegak hukum turun tangan jika ditemukan pelanggaran.

Menanggapi tekanan publik tersebut, Kejaksaan Negeri Langsa mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan dukungan terhadap aspirasi masyarakat. Dalam surat tertanggal 2 April 2026, kejaksaan menegaskan kesiapan untuk mengambil langkah hukum apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan berdasarkan bukti yang kuat demi terciptanya kepastian hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Langsa melalui Sekretariat Daerah juga memberikan klarifikasi. Dalam surat resmi yang ditandatangani Sekretaris Daerah, dijelaskan bahwa penyaluran bantuan tidak bisa dilakukan secara merata karena harus mengikuti aturan dari BNPB serta regulasi yang berlaku secara nasional.

Selain itu, pemerintah menyebutkan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung. Jika ditemukan adanya kesalahan atau manipulasi data dalam proses tersebut, maka akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekecewaan warga. Massa menilai perlu adanya langkah konkret dan transparansi terbuka agar kepercayaan publik tidak semakin menurun.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif tertib. Namun, gelombang tuntutan dari masyarakat diperkirakan masih akan berlanjut hingga ada kejelasan dan solusi nyata dari pihak terkait.

Kini, sorotan publik tertuju pada langkah pemerintah dan kejaksaan—apakah polemik ini akan berujung pada penegakan hukum yang tegas, atau justru menjadi persoalan yang berlarut tanpa kepastian.

Masyarakat menunggu jawaban: akankah keadilan benar-benar ditegakkan di Kota Langsa?

wartawan liputan : Sriwahyuni

error: Konten dilindungi!!