google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Aceh Tamiang

Bhabinkamtibmas Polsek Manyak Payed Fasilitasi Mediasi Sengketa Tanah, Temukan Titik Terang

Aceh Tamiang, kabartujuh.com – Bhabinkamtibmas Polsek Manyak Payed, Aiptu Anwar Haji, berperan penting dalam memediasi sengketa tanah antara dua pihak yang bersengketa, yang sempat memicu ketegangan di masyarakat. Mediasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/6/2025) di Mapolsek Manyak Payed dan berhasil membuka tabir permasalahan secara terbuka.

Mediasi di Mapolsek manyak payed kecamatan manyak payed kabupaten aceh tamang

Sengketa ini berawal dari transaksi jual beli tanah antara keduabelah pihak , dengan total pembayaran sebesar Rp14,5 juta dalam dua tahap. Namun belakangan, pihak keluarga almarhumah Nurmala  mengungkapkan bahwa tanah tersebut bermasalah, hingga akhirnya memunculkan konflik yang melibatkan tokoh kampung setempat.

Dalam proses mediasi, Aiptu Anwar Haji menjelaskan bahwa tugas kepolisian bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

“Kami hadir untuk menjembatani komunikasi dan mendorong penyelesaian secara damai. Dari mediasi ini, dapat disimpulkan bahwa tanah tersebut memang bermasalah, dan penyelesaiannya harus dilakukan melalui jalur hukum oleh kedua belah pihak,” ungkapnya kepada wartawan.

Ia menambahkan, mediasi dilakukan dengan pendekatan terbuka, transparan, dan berdasarkan prinsip keadilan. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap persoalan memiliki jalan keluar. Yang penting adalah mau duduk bersama dan mencari solusi secara bijak,” kata Aiptu Anwar Haji.

Turut hadir dalam mediasi, Datok Penghulu Kampung Mesjid, yang sebelumnya sempat disebut dalam pemberitaan sebagai pihak yang diduga mempersulit proses pengurusan tanah. Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Aiptu Anwar Haji juga mengingatkan agar masyarakat dan media berhati-hati dalam menyampaikan informasi, terutama terkait isu sensitif seperti sengketa lahan. Menurutnya, menjaga kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab bersama.

“Permasalahan ini sudah menemukan titik terang. Saya menyayangkan narasi yang menyudutkan saya secara pribadi tanpa konfirmasi yang jelas. Informasi mentah jangan langsung disebarkan ke publik,” ujarnya.

Dengan adanya mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Manyak Payed, proses hukum dapat segera ditempuh, dan diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Perangi Narkoba, Bukit Tempurung Resmi Jadi Kampung Percontohan Bebas Dari Narkoba


Aceh Tamiang — Polres Aceh Tamiang bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang meresmikan Kampung Bebas Narkoba di Dusun Melati, Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kuala Simpang, pada Jumat (13/6/2025). Acara peresmian berlangsung di Taman Setapak Air sekitar pukul 15.00 WIB.**

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H., tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan diwakili oleh Kabagren Kompol Hastuti Hariani Nst, S.Ag., yang hadir bersama Kasat Narkoba, AKP Erwo Guntoro, S.H., M.H. Hadir pula Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs.Armia Pahmi, M.H., serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam.

Dalam sambutannya, Kompol Hastuti menyampaikan bahwa program *Kampung Bebas Narkoba* merupakan langkah serius kepolisian bersama masyarakat dalam memerangi peredaran gelap narkoba.

Kampung ini bukan hanya seremonial. Ini adalah bentuk nyata komitmen kita bersama memberantas narkoba. Kami berharap warga ikut mengawasi lingkungannya. Jangan beri ruang untuk peredaran narkoba sekecil apa pun,”* ujar Kompol Hastuti.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Armia Pahmi, M.H., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya kampung percontohan ini.

“Kami berterima kasih kepada Polres, TNI, aparatur desa, dan seluruh warga yang telah mendukung penuh program ini. Mudah-mudahan Dusun Melati bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk bersama-sama menjaga generasi muda kita dari bahaya narkoba,”* kata Armia.

Kepala Desa Bukit Tempurung, Muhammad Yunus, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan program ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, Forkopimcam, terutama kepada AKP Erwo Guntoro, S.H., M.H Kasat Narkoba beserta anggotanya yang telah bekerja keras, siang dan malam, selama tiga hari penuh untuk menyiapkan tempat dan dekorasi agar kegiatan ini berjalan lancar dan terkendali. Karena ini kampungnya Bapak Bupati, mari kita bersama-sama memerangi narkoba. Semoga Kampung Bukit Tempurung menjadi pilot project bagi kampung-kampung lain di Aceh Tamiang dalam memberantas narkoba. Semua masyarakat harus kita libatkan — keluarga, orang tua, dan para tokoh agama yang peduli akan bahaya narkoba,”* ungkap Muhammad Yunus.

Acara peresmian Kampung Bebas Narkoba ini ditandai dengan deklarasi bersama warga serta penandatanganan komitmen sebagai bentuk kesungguhan seluruh elemen masyarakat dalam memberantas Narkoba

Pembekalan dan Penerimaan CPNS Kemenag Aceh Tamiang Tahun 2025

Aceh Tamiang, 10 Juni 2025

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Tamiang menggelar kegiatan Pembekalan dan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2025 yang telah resmi ditempatkan di berbagai satuan kerja di bawah naungan Kemenag setempat.

Sebanyak 71 CPNS secara resmi diterima dan dibekali pada kegiatan yang berlangsung di Aula Al Ikhwan, Kankemenag Aceh Tamiang. Mereka akan bertugas di unit-unit kerja seperti madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), dan Kantor Kemenag Kabupaten.

Rincian penempatan CPNS:

  • Madrasah: 46 orang
    • MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri): 15 orang
    • MTsN (Madrasah Tsanawiyah Negeri): 27 orang
    • MAN (Madrasah Aliyah Negeri): 4 orang
  • KUA Kecamatan: 19 orang
  • Kantor Kemenag Kabupaten: 6 orang

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Zainuddin, S. Ag Kasubbag Tata Usaha,H. Abd. Azis, MA Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor, para Kepala Seksi (Kasi), serta Analis Kepegawaian Kankemenag Aceh Tamiang.

Dalam sambutannya, H. Abd. Azis, MA menyampaikan harapan agar para CPNS dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing dan menunjukkan kinerja yang profesional serta menjunjung tinggi integritas ASN.

“Kami berharap kehadiran para CPNS ini bisa memperkuat layanan publik di sektor keagamaan, pendidikan, dan administrasi, sesuai dengan tugas masing-masing,” ujar Plh Kemenag Aceh Tamiang tersebut 

Acara pembekalan ini juga menjadi bagian penting dari proses adaptasi dan pemahaman nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama, termasuk lima nilai budaya kerja: integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.<

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Baling Karang di Aceh Tamiang Sudah Retak — Warga Minta Pemerintah Daerah Turun Tangan

Aceh Tamiang – Jembatan Gantung Baling Karang yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, kini jadi sorotan publik. Baru saja diresmikan pada 7 Februari 2025 lalu , jembatan tersebut sudah mengalami keretakan dan pecah di beberapa bagian. Warga pun khawatir dan meminta pemerintah daerah segera memeriksa kondisi jembatan demi keselamatan pengguna.

Jembatan ini dibangun melalui dana APBN 2024  senilai Rp 6,32 miliar. Pelaksana proyek adalah CV. Bungie Jaya Nusantara, dengan supervisi dari PT. Surya Praga Konsultan (KSO PT. Arss Baru – CV. Dimensi Consultant). Proyek ini merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI H. Ilham Pangestu dan berada di bawah pengawasan Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Bina Marga.

Pantauan awak media pada 19 Mei 2025 menunjukkan adanya kerusakan fisik pada pondasi jembatan, dengan retakan dan pecahan yang terlihat jelas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.

“Kami minta perhatian dari pemerintah daerah. Jangan tunggu sampai ada korban. Ini akses penting warga,” kata seorang warga yang rutin melintasi jembatan tersebut.

Sebagai infrastruktur penghubung vital, keamanan dan kelayakan jembatan harus menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan inspeksi dan evaluasi terhadap struktur jembatan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan masyarakat.

Imbauan untuk Pemerintah Daerah

Hal ini menjadi pengingat penting bagi pemangku kebijakan, khususnya pemerintah daerah, agar lebih aktif memantau dan menindaklanjuti kondisi proyek-proyek strategis di wilayahnya. Tidak hanya sekadar seremonial peresmian, tapi juga tanggung jawab terhadap kualitas dan keberlangsungan infrastruktur.

UPTD Puskemas Manyak Payed Gelar Bimtek bersama Inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang

Manyak Payed | Mediaindonesia24 

Dalam meningkatkan pelayanan publik kesehatan UPTD puskemas Manyak Payed bersama inspektorat kabupaten Aceh tamiang menggelar Bimbingan Teknis yang di selenggarakan di aula Puskemas Manyak Payed Desa Tualang Baru kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang  pada hari Senin pukul 10.00 Wib (16 Desember 2024 ) 

Bimtek dilaksanakan dengan di hadiri dari para staff UPTD Puskesmas Manyak Payed , bidan desa dan narasumber dari inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang .

Ns. Risma Wati , S.Kep Kepala UPTD Puskesmas Manyak Payed

Dalam hal ini kepala UPTD puskemas Manyak Payed Ns .Risma wati ,S. Kep menyampaikan penting nya pemahaman aturan dan hukum dalam kesehatan sehingga tujuan jaminan  kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan peraturan pemerintah.

“Kegiatan ini bermaksud memberikan pemahaman atas Kepatuhan pengelolaan keuangan baik dana JKN Dan BOK dipuskemas.sehingga pengelolaan dapat berjalan transparansi dan maksimal ” Ungkap nya .

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yaitu M .Khaidir Helmi Azmi , SE, M.SI dan Erwin Setiawan , SE dari inspektorat Aceh Tamiang , dalam pemaparan nya Upaya Meningkatkan Kepatuhan dalam pengelolaan keuangan juga Prinsip Pengelolaan Keuangan yang Transparansi ,Akuntabilitas, Efisiensi dan Efektifitas

” Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan dengan baik , sehingga program kesehatan bagi masyarakat dapat berjalan optimal khusus nya UPTD Puskesmas Manyak Payed , yang saat ini telah mencapai kemajuan yang terus meningkat” ungkap narasumber dalam pemaparan nya .

Bimbingan teknis yang di laksanakan tentu membawa dampak positif dalam kegiatan pelaksanaan pelayanan kesehatan khusus nya Puskemas Manyak Payed dan meningkat kemampuan mengelola keuangan kesehatan .

Aulia Azhari , S.STP, M.M Kepala inspektorat  kabupaten Aceh Tamiang menyambut baik atas kegiatan bimtek yang di adakan oleh UPTD Puskesmas Manyak Payed bersama Inspektorat Kabupaten Aceh Tamiang dalam tujuan meningkat kan  pemahaman atas Kepatuhan pengelolaan keuangan baik dana JKN Dan BOK dipuskemas.

” Kami sangat menyambut baik bimtek bersama inspektorat, tentu hal ini dapat memberikan dampak positif dan pemahamam tentang pengelolaan keuangan dan kami mengapresiasi tujuan positif yang di laksanakan demi kemajuan pelayanan kesehatan di puskemas ” imbuh nya .

Di duga Oknum Panitia Festival Rumpun Melayu Aceh Tamiang 2024 Meminta Sewa Tempat Bagi Para Pedagang hingga 600 Ribu

Aceh Tamiang | Mediaindonesia24

Disparbud Prov.Aceh menggelar Festival Rumpun Melayu Aceh Tamiang 2024 . Festival tersebut merupakan aspirasi Anggota DPRA Asrizal H.Asnawi , Acara tersebut dilaksanakan di Tribun bupati Aceh Tamiang hari Jumat malam 6 Desember – 9 Desember 2024

Terkait dengan acara tersebut terdapat beberapa polemik yang di pertanyakan , para pedagang yang terletak di dalam lingkungan acara tersebut di kenakan biaya sebesar Rp.600.000/ Tiga Hari , Sayang nya Pembayaran Tersebut tidak di berikan Kwitansi layak nya pembayaran sah.

Saat awak media menanyakan hal tersebut ke pedagang dan membenarkan hal tersebut , ” ia bang di kenakan biaya 600.000 selama 3 hari dan tenda kami sewa 550/3 hari dari luar dan semua bawa sendiri yang di tanggung hanya listrik dan biaya 600 tersebut kami berikan ke salah seorang panitia ” ungkap nya .

Dan di tambahkan” dengan cuaca semalam yang gerimis menjadi pengunjung sedikit yang datang ” . awak Media Telah Meminta Konfirmasi kepada Asrizal H.Asnawi dan beliau mengungkap kan tidak paham hal tersebut dan untuk menanyakan Perihal Tersebut kepada panitia / EO nya .

Dan saat awak media melakukan konfirmasi ke lokasi tersebut dan bertemu dengan salah seorang yang di duga Panitia ( tanda Panitia ) , dan mempertanyakan hal tersebut dan di benarkan bahwa pedagang di kenakan biaya lokasi / lapak dengan harga kisaran 500 – 600 ribu ( Listrik Di tangung Panitia) .

Saat ingin konfirmasi ke pihak Ketua EO ( Event Organizer ) yang menurut informasi merupakan Wartawan salah satu Media Terkenal Di Aceh , awak media belum mendapat kan konfirmasi dan panggilan WhatsApp pun tidak menjawab.Logika nya acara rakyat membantu rakyat sehingga UMKM yang ingin berdagang tidak di beratkan ,ini malahan di kenakan biaya per orang/ dagang Hingga 600 ribu .

Terpantau di lokasi lebih dari puluhan pedagang yang menjual berbagai dagangan dan makanan sehingga nilai total bisa puluhan Juta Rupiah .Kita ingin kan UMKM daerah Aceh Tamiang maju bukan semakin di bantu semakin di pinta keuntungan nya , hal itu sesuai dengan niat Disparbud Prov.Aceh untuk memajukan UMKM Aceh khusus nya Aceh Tamiang

hingga saat berita ini di rilis pihak media belum mendapatkan konfirmasi dan jawaban dari Ketua EO tersebut .( DP).

Satpol PP – WH Aceh Tamiang Tegas terhadap penegakan Syariat Islam .

Aceht Tamiang | Mediaindonesia24

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH), Kabupaten Aceh Tamiang OKI Kurnia mengintruksikan kepada anggota untuk melakukan penegakan syariat Islam di wilayah kabupaten Aceh Tamiang pada hari Kamis 5 Desember 2024 .

Saat melakukan kegiatan tersebut di daerah Desa Upah kecamatan Bendahara Satpol PP-WH dengan di perbantukan pihak Kepolisian dan Polisi militer terpantau warung di pinggir jalan nasional yang melakukan aktifitas dengan menggunakan pakaian minim dan tidak menggunakan jilbab .

Saat di lakukan pengecekan dan pendataan nama terdapat 4 orang wanita dan beberapa pria pengunjung , hal tersebut tidak di lakukan penindakan akan tetapi di berikan peringatan untuk tetap menggunakan jilbab dan pakaian yang sopan..

Oki  Kurnia menuturkan kegiatan ini di lakukan  karena ada aduan dari masyarakat ,” Ini juga tindak lanjut informasi masyarakat dan hasil temuan kami di lapangan, dan juga evaluasi dari kegiatan sebelumnya apakah dulu sikapi atau tidak pelanggaran tersebut juga Satpol PP dan WH akan mengambil tindakan bagi tempat usaha yg melanggar syariat Islam dengan surat teguran bahkan pencabutan izin usaha” ungkap nya kepada awak media

Semoga kegiatan penagakan syariat ini dapat di laksanakan dengan baik dan tertib sehingga ketertiban di masyarakat khusus nya Aceh Tamiang terus terjaga dan tidak tercoreng oleh kegiatan yang bisa mencoreng Aceh Tamiang .

Fadlon Ketua DPRK Aceh Tamiang Ucapkan terima kasih Kepada Polres Aceh Tamiang

Aceh Tamiang .| Mediaindonesia24

Dengan Pembukaan pleno Rekapitulasi perolehan Suara pada Pilkada Aceh Tamiang 2024 yang di adakan di Aula DPRK Aceh Tamiang pada hari Selasa pukul 10.00(3/12/2024) .

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRK Aceh Tamiang Fadlon.SH , Dandim Aceh Tamiang Letkol Inf Andi Ariyanto, S.I.P., M.I.P , Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi , Forkompinda Plus , PPK SE Aceh Tamiang juga seluruh Komisi Independen Pemilu (KIP) Aceh Tamiang .

Fadlon S.H Sebagai Ketua DPRK Aceh Tamiang menyampaikan Terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia khusus nya polres Aceh Tamiang yang telah Bekerja keras mengamankan Pilkada Serentak 2024 di Aceh Tamiang hal tersebut di sampaikan langsung di ruangan Kantor Ketua DPRK Aceh Tamiang .

” Saya fadlon S.H ketua DPRK Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polri khususnya Polres Aceh Tamiang Telah melakukan tahapan pengamanan pilkada sampai saat ini yaitu rekapitulasi suara tingkat kabupaten semoga polri yang presisi makin maju di masa yang akan datang ” ucap nya

Semoga Polri yang presisi semakin maju dimasa yang akan datang .

Seluruh Kotak Surat Suara di Aceh Tamiang Sudah Berada di PPK, Kapolres: Semua Dalam Keadaan Aman dan Baik

Banda Aceh | Mediaindonesia24- Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi menyatakan bahwa seluruh kotak surat suara hasil pemungutan suara telah tiba di Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Kotak yang berisi suara rakyat hasil pemilihan bupati dan wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur, itu dalam kondisi aman dan terjaga dengan baik.

“Seluruh kotak surat suara sudah berada di PPK masing-masing, sebelum digeser ke KIP. Kami pastikan semuanya dalam keadaan aman dan baik,” ujar Muliadi, dalam rilisnya usai meninjau situasi pengamanan kotak suara di Kecamatan Tamiang Hulu, Kamis, 28 November 2024.

Ia menyampaikan, pengamanan kotak surat suara dilakukan secara ketat oleh kepolisian bersama Linmas untuk memastikan proses distribusi hingga penyimpanan di PPK aman dan baik. Muliadi juga menegaskan pihaknya terus memantau jalannya proses penghitungan suara guna memastikan tahapan pemilu berjalan dengan lancar.

“Keamanan surat suara adalah prioritas utama. Kami bekerja sama dengan penyelenggara pemilu untuk memastikan proses ini berjalan transparan dan sesuai aturan,” tambahnya.

Muliadi turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses demokrasi yang sedang berlangsung, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan. Terkait hasil, diminta untuk menunggu hitungan dari penyelenggara.

“Alhamdulillah sejauh masih sangat aman dan kondusif, silakan terus dikawal dengan tetap menjaga kondusifitas sampai pengumuman resmi dari KIP,” pungkas Muliadi.

Kapolres Aceh Tamiang Serukan Cooling System demi Pilkada Aman dan Damai

Kuala Simpang |Mediaindonesia24 – Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana damai dan harmonis pasca-pemungutan suara Pilkada serentak 2024.

Ia menegaskan pentingnya meredam ketegangan akibat perbedaan pilihan politik demi terciptanya Pilkada yang aman, sejuk, dan kondusif.”Kita semua bertanggung jawab menjaga persatuan, kesatuan, dan keamanan. Pasca-pemungutan suara, mari prioritaskan kebersamaan dan toleransi hingga seluruh tahapan Pilkada selesai,” ujar Muliadi, dalam rilisnya, Kamis, 28 November 2024.

Ia menjelaskan, cooling system bertujuan mencegah potensi konflik dan memperkuat stabilitas keamanan. Pendekatan ini melibatkan peran aktif masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemangku kepentingan dalam menyampaikan pesan damai.

“Kami terus memantau situasi. Dan alhamdulillah, hingga kini suasana aman dan kondusif. Namun, kita harus tetap bekerja sama agar proses demokrasi berjalan lancar hingga akhir,” jelasnya.

Muliadi juga mengimbau masyarakat tidak terprovokasi isu negatif atau berita hoaks. Ia meminta masyarakat mempercayakan proses Pilkada kepada penyelenggara dan aparat yang berwenang.”Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Hal yang luar biasa adalah menjaga persatuan dan harmoni meski memiliki pandangan politik yang berbeda,” tambahnya.

Kapolres turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada personel Polri, TNI, dan Linmas atas dedikasi mereka dalam mengamankan TPS hingga penghitungan suara. Ia menegaskan, fokus pengamanan kini beralih ke pergeseran surat suara dari PPS ke PPK dan selanjutnya ke KIP.

“Ini tahap krusial yang memerlukan perhatian penuh. Oleh karena itu jaga soliditas, jaga kesehatan, dan tetap semangat,” tegasnya.Muliadi berharap semangat persatuan terus terjaga hingga pelantikan pasangan calon terpilih. Polri bersama TNI, Pemkab, dan penyelenggara Pilkada siap menjaga situasi agar tetap kondusif.”Melalui doa dan kerja sama semua pihak, kita optimistis Pilkada ini membawa kebaikan bagi Aceh Tamiang. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat demokrasi yang damai dan berkualitas,” pungkasnya.

error: Konten dilindungi!!