google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pidie

Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis CNN Indonesia ke Tahap Penyidikan

Mediaindonesia24
Polres Pidie Jaya melalui Unit I Pidum Satreskrim resmi meningkatkan status kasus dugaan tindak pidana penganiayaan di Gampong Sarah Mane, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah gelar perkara yang dilakukan menunjukkan adanya dua alat bukti yang sah sesuai Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Perkara ini bermula dari laporan polisi dengan nomor LP/B/1/1/2025/SPKT/Polsek Meurah Dua/Polres Pidie Jaya, yang diterima pada 25 Januari 2025. Dugaan penganiayaan tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025, sekitar pukul 20.00 WIB di Gampong Sarah Mane, Kecamatan Meurah Dua.

Berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor SP.Lidik/04/RES.1.6./2025/Reskrim yang dikeluarkan pada 25 Januari 2025 dan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.Sidik/02/I/RES.1.6./2025/Reskrim tertanggal 26 Januari 2025, tim penyidik telah melaksanakan proses hukum lebih lanjut atas kasus ini.

Pihak Kepolisian menyebut bahwa kasus ini telah memenuhi syarat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan, setelah adanya hasil gelar perkara dan pemenuhan dua alat bukti yang diatur dalam KUHAP. Proses penyidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan kebenaran hukum terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Atmaja, S.H yang juga bertindak sebagai penyidik utama dalam kasus ini, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan perkembangan terkini kepada pelapor sesuai prosedur.

Jika diperlukan informasi tambahan terkait penyelidikan, masyarakat atau pihak pelapor dapat menghubungi penyidik, Bripda Khaidar Anhar.

Tembusan dari laporan ini telah disampaikan kepada Kapolres Pidie Jaya, Kasiwas Polres Pidie Jaya, dan pengawas penyidikan Polres Pidie Jaya untuk memastikan proses berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SIK, MH menyatakan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil dan transparan demi keadilan bagi para pihak yang terlibat.

Sementara itu, Ismail M Adam atau yang biasa disapa Ismed Jurnalis CNN Indonesia membenarkan telah menerima SP2HP dari pihak kepolisian dalam hal ini polres Pidie Jaya terkait perkembangan kasus penganiayaan yang dialaminya.(**)

Kapolda Aceh Resmikan Gedung Baru Polsek Mutiara Timur Polres Pidie

Sigli – Mediaindonesia24

Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko meresmikan gedung baru Polsek Mutiara Timur Polres Pidie, Senin, 23 Desember 2024. Gedung baru Mapolsek Mutiara Timur yang diresmikan Kapolda itu berdiri pada lahan milik Polres Pidie. Anggaran pembangunannya bersumber dari APBN.

Achmad Kartiko menyampaikan, pembangunan Polsek Mutiara Timur ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga nantinya gedung baru ini diharapkan bisa menjadi pusat pelayanan presisi dan sekaligus rumah bersama dalam menguatkan sinergi antara kepolisian dengan masyarakat.

“Dengan adanya gedung baru Mapolsek Mutiara Timur ini, diharapkan bisa menjadi tempat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat. Sehingga pelayanan prima Kepolisian dapat terlaksana dengan baik,” kata Achmad Kartiko, dalam sambutannya.

Alumni Akabri 1991 itu berharap, Kapolsek Mutiara Timur beserta anggotanya agar dapat bersama-sama merawat bangunan baru tersebut dengan baik. Karena menurutnya, bangunan polsek saat ini sudah terlihat sangat bagus.Di samping itu, Achmad Kartiko juga mengucapkan terima kasih kepada kontraktor yang sudah membangun polsek tersebut dengan baik mulai dari konsultan pengawasan, perencanaan, hingga pembangunan. Semoga gedung ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat di wilayah Mutiara Timur.

Sementara itu, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana menjelaskan, peresmian bangunan baru Polsek Mutiara Timur ini telah diresmikan langsung oleh Kapolda Aceh. Artinya, bangunan tersebut menjadi harapan utama peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini sesuatu yang luar biasa, mudah-mudahan menjadi semangat baru baik bagi Polres Pidie maupun juga untuk pemerintah kecamatan dan seluruh masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam meningkatkan ketentraman dan ketertiban di masyarakat,” jelas Jaka Mulyana.

error: Konten dilindungi!!