google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bireuen

Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe Gelar Bersih Pesantren Pascabencana Banjir di Dayah Darul Ma’arif

Bireuen – 03/01/2026 Pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen, Relawan Kemanusiaan Pemerintah Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Bersih Pesantren di Dayah Darul Ma’arif, Desa Samuti, Kecamatan Gandapura. Kegiatan ini bertujuan membantu pemulihan lingkungan pesantren agar kembali bersih, sehat, dan layak digunakan untuk aktivitas pendidikan santri.

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Kodim 01/03 Aceh Utara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lhokseumawe. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah pascabanjir, serta penataan kembali lingkungan pesantren yang terdampak.

Para relawan bersama santri dan pengurus dayah melakukan pembersihan halaman, ruang belajar, asrama, hingga saluran air. DLH Kota Lhokseumawe menurunkan armada pengangkut sampah dan peralatan kebersihan, sementara Damkar membantu penyemprotan area yang terdampak banjir untuk mempercepat proses pemulihan.

Ketua Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe, Habibillah, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari respon kemanusiaan pascabencana. “Banjir tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kenyamanan dan kesehatan lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan arahan dari bapak Walikota Lhokseumawe Dr. Sayuti, Abubakar, SH.MH untuk membantu melakukan pembersihan dampak dari banjir bandang dan mempercepatan pemulihan agar proses belajar bagi santri bisa dimulai kembali, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,”

Kami juga melakukan koordinasi dan kerjasama dengan Bapak Danrem 001/LW kolaborasi lintas sektor. “Sinergi relawan, TNI, dan perangkat daerah menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Lettu Inf M. Ali Kepala Regu Kodim 01/03 Aceh Utara menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dan respon cepat terhadap kondisi pascabencana. “Kami hadir sebagai darma bakti kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabanjir. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan dayah, kondisi saat ini dayah sangat butuh perhatian pemerintah an masyarakat mengingat parah nya kerusakan yang ditimbulkan dari Fasilitas, sara dan prasarana Dayah ” ungkapnya.

Pimpinan Dayah Darul Ma’arif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian seluruh pihak. “Banjir sempat mengganggu aktivitas belajar santri. Kehadiran relawan dan instansi terkait sangat membantu memulihkan lingkungan dayah sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan normal, dan saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Dr.Sayuti Abubakar, SH.MH, Wali Kota Lhokseumawe, Relawan dan TNI yang telah membantu Dayah kami, semoga sinergitas ini terus berlanjut di kemudian hari ,” ujarnya.

Melalui kegiatan Bersih Pesantren pascabencana banjir ini, Relawan Kemanusiaan Pemko Lhokseumawe berharap dapat mendorong pemulihan lingkungan pendidikan keagamaan sekaligus memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarwilayah.

Polres Bireuen Berhasil Gagalkan Peredaran Sabu Seberat 6,3 Kilogram

Bireuen — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bireuen kembali menunjukkan kinerjanya dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, mereka berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 6.395,15 gram atau sekitar 6,3 kilogram.

Dalam pengungkapan tersebut, seorang terduga pelaku berinisial HB (51) juga turut diamankan di sebuah rumah di Desa Paya Barat, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Rabu, 25 Juni 2025.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, HB ditangkap bersama barang bukti narkotika jenis sabu dalam jumlah besar, yang disimpan di dalam salah satu rumah di Kecamatan Peudada.

“Benar, kami telah menangkap seorang pria berinisial HB yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika. Bersamanya, kami mengamankan sabu seberat 6.395,15 gram,” ujar Tuschad, dalam keterangannya di Bireuen, Kamis, 26 Juni 2025.

Tuschad menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkotika dalam jumlah besar. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba yang dipimpin Wakapolres Bireuen Kompol Fauzi bersama Kasat Resnarkoba AKP M Khalil, langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan.

“Pelaku kami tangkap di salah satu rumah di kawasan Peudada. Dari hasil pemeriksaan awal, HB mengaku memperoleh sabu tersebut dari YON, yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain tujuh paket besar sabu dengan total berat 6.395,15 gram, satu unit handphone, satu unit sepeda motor, satu tas berwarna putih tosca, dan satu dompet kulit.

Seluruh barang bukti bersama pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Bireuen untuk proses hukum lebih lanjut.

Di samping itu, AKBP Tuschad turut mengapresiasi peran serta masyarakat dalam pengungkapan kasus ini. Menurutnya, kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya di wilayah Bireuen.

“Keberhasilan ini tak lepas dari partisipasi masyarakat yang peduli dan aktif memberikan informasi tentang peredaran narkotika. Ini menjadi bukti bahwa pemberantasan narkoba adalah tugas bersama, apalagi menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79,” demikian, pungkas AKBP Tuschad.

Polres Bireuen Rekayasa Lalu Lintas Saat Rehabilitasi Jembatan Peudada, Ini Jadwalnya

Bireuen ,kabartujuh– Polres Bireuen akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas selama proses rehabilitasi Jembatan Rangka Baja Peudada 1 yang berada di jalur nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, melalui Kasat Lantas Iptu Aditia Hadamto, menjelaskan bahwa penutupan jembatan akan dimulai pada Rabu, 21 Mei 2025. Penutupan ini dilakukan karena kondisi lantai jembatan mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Beberapa titik lantai jembatan telah mengalami kerusakan serius dan berpotensi membahayakan pengendara. Oleh karena itu, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan melakukan rehabilitasi Jembatan Peudada 1, dimulai pada 21 Mei 2025,” ujar Iptu Aditia, usai meninjau lokasi, Senin, 19 Mei 2025.

Selama proses rehabilitasi yang diperkirakan berlangsung selama tiga bulan, arus lalu lintas baik dari arah Medan maupun Banda Aceh akan dialihkan melalui Jembatan Peudada 2 yang berada di sisi jembatan utama.

“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas dan mengarahkan seluruh kendaraan untuk melintasi Jembatan Peudada 2 selama pengerjaan berlangsung,” tambah Iptu Aditia.

Iptu Aditia juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses rehabilitasi ini. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” tutupnya.

Polres Bireuen Gelar Deklarasi Pembubaran Geng Motor

Bireuen , kabartujuh— Polres Bireuen menggelar deklarasi pembubaran geng motor yang menamakan diri sebagai Pasukan Jalan Sadis (PJS), dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Lapangan Hijau 97 “Wira Pratama”, Mapolres Bireuen, Kamis, 15 Mei 2025.

Deklarasi tersebut dipimpin Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, dalam hal ini diwakili Wakapolres Bireuen Kompol Fauzi. Deklarasi ini juga turut dihadiri oleh Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, serta pejabat dari Dinas Pendidikan, Kacabdin, kepala sekolah, dan para orang tua anggota geng motor.

Mulanya, anggota geng motor ini diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat, di mana pada Sabtu dini hari, 11 Mei 2025, warga melihat para geng motor tersebut sedang berkumpul di sebuah kios serta hendak melakukan tawuran.

Berdasarkan laporan tersebut, personel Pospol Peulimbang dan Polsek Jeunieb mengamankan empat remaja anggota geng motor PJS. Kemudian, personel polsek berkoordinasi dengan Tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen untuk dilakukan pengembangan.

Sehingga, dari hasil pengembangan dan keterangan dari empat remaja tersebut, Tim Opsnal kembali berhasil mengamankan enam remaja lainnya berikut dengan barang bukti senjata tajam jenis celurit dan pedang samurai.

Namun, karena kemarin bertepatan dengan libur panjang, barulah hari ini dipanggil para orang tua, kepala sekolah, dan pihak Dinas Pendidikan untuk dikembalikan ke keluarga, serta deklarasi pembubaran geng motor tersebut.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, menyampaikan bahwa, geng motor PJS yang beranggotakan 10 orang ini secara resmi dibubarkan melalui pembacaan deklarasi bersama, pemusnahan bendera sebagai simbol geng, penandatanganan naskah deklarasi, serta penyampaian permohonan maaf secara terbuka kepada orang tua masing-masing.

Isi deklarasi yang dibacakan secara terbuka tersebut meliputi:

  1. Membubarkan diri secara resmi dari segala bentuk aktivitas yang berhubungan dengan geng motor yang meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan hukum.
  2. Berjanji untuk tidak lagi terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum, mengganggu ketertiban umum, serta merugikan masyarakat dan negara.
  3. Bersedia kembali ke tengah masyarakat sebagai warga yang taat hukum, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pembangunan daerah.
  4. Memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bireuen atas keresahan dan kerugian yang mungkin telah ditimbulkan.
  5. Menyatakan kesediaan untuk dituntut sesuai hukum yang berlaku apabila di kemudian hari kembali terlibat dalam aktivitas geng motor.

“Deklarasi ini dinyatakan dibuat atas kesadaran pribadi tanpa paksaan dari pihak manapun, sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan Bireuen yang aman dan damai,” kata Tuschad.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan para mantan anggota geng motor dapat menjalani kehidupan yang lebih baik sebagai bagian dari masyarakat yang patuh hukum dan berkontribusi untuk kemajuan daerah.

Sementara itu, Asisten I Setdakab Bireuen Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Bireuen atas langkah-langkah konkret dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan apresiasi atas upaya Polres Bireuen dalam mengungkap dan memfasilitasi deklarasi pembubaran geng motor. Ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum. Ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mendidik dan membimbing generasi muda agar tidak lagi terjerumus ke dalam perilaku menyimpang,” ujar Mulyadi.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi serta mendampingi anak-anak agar tetap berada di jalur yang positif dan produktif.

Kapolda Aceh Tinjau Pos Pengamanan Lebaran di Bireuen

Bireuen, kabartujuh — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko meninjau dan mengecek langsung Pos Pengamanan (Pos Pam) Lebaran 2025 di Batee Iliek, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Rabu, 26 Maret 2025.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan pos serta personel pengamanan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, dan tenaga kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh mengingatkan personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Harus tetap semangat dalam bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terlebih saat Lebaran 2025,” ujar Kapolda.

Selain itu, Kapolda Aceh juga membagikan bingkisan kepada personel yang sedang bertugas di Pos Pam sebagai bekal untuk berbuka puasa.

Kapolda Aceh Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen

Bireuen , kabartujuh– Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah H. Mukhlis dan Ir. Razuardi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025–2030. Acara pelantikan itu berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen pada Selasa malam, 18 Februari 2025.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Muzakir Manaf sendiri juga baru dilantik sebagai Gubernur Aceh beberapa hari sebelumnya oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Momentum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bireuen.

Dengan resmi dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Bireuen yang baru, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan program pembangunan segera direalisasikan. Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan juga diharapkan semakin erat guna menciptakan stabilitas keamanan.

Polda Aceh Selidiki Dugaan Kapolres Bireuen Jadikan Anak Buah Sebagai Sapi Perah

Isu dugaan korupsi dan pemerasan yang menyeret nama Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko menjadi perbincangan hangat.

Berbagai tuduhan yang beredar luas di media sosial dan aplikasi pesan singkat membuat kasus ini semakin mendapat perhatian.

Polda Aceh kini tengah melakukan pemeriksaan untuk mengungkap kebenaran di balik laporan yang menyebut Jatmiko dan istrinya, Nyonya Trisna Jatmiko, terlibat dalam praktik penyalahgunaan wewenang.

Kabar ini semakin memanas setelah sebuah pesan anonim berisi 38 butir dugaan tindakan sewenang-wenang Kapolres beredar di kalangan internal kepolisian.

Para personel yang mengaku dirugikan menyampaikan keluhan mereka secara terbuka.

Tidak hanya terkait pengelolaan internal kepolisian, dugaan pungutan liar dan pemerasan dalam berbagai sektor juga disebut-sebut sebagai praktik yang terjadi selama kepemimpinan Jatmiko.

Menanggapi ramainya pemberitaan, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Kartiko memastikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah dengan memeriksa AKBP Jatmiko.

“Permasalahan tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh Polda Aceh untuk mencari kebenaran atau tidaknya informasi tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdianto, Senin (10/2/2025).

Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari Jatmiko mengenai berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Namun, pemeriksaan yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius dari kepolisian.

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah tuduhan mengenai pungutan liar (pungli) di berbagai sektor.

Dalam laporan yang beredar, disebutkan bahwa setiap pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Samsat Bireuen dikenakan tambahan biaya sebesar Rp35 ribu per lembar, yang dikumpulkan oleh Kanit Regident dan kemudian diserahkan kepada Kapolres.

Praktik serupa juga disebut terjadi dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Di Polres Bireuen harga satu lembar SIM C Rp450 ribu. SIM A Rp550 ribu,” demikian bunyi laporan anonim tersebut.

Selain itu, ada pula dugaan pemotongan dana arisan Bhayangkari yang dilakukan langsung melalui gaji personel.

Tak hanya itu, isu setoran dari berbagai sektor bisnis lokal juga turut mencuat.

Dari usaha waralaba hingga pengeboran minyak ilegal, Jatmiko disebut meminta sejumlah uang sebagai bentuk ‘keamanan’.

Disebutkan bahwa dari 41 titik pengeboran minyak ilegal di Blang Seupeung, Kecamatan Jeumpa, pemilik sumur diwajibkan menyetor antara Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan.

Tidak tahan dengan situasi yang ada, beberapa personel Polres Bireuen secara anonim menyampaikan permintaan agar pimpinan kepolisian segera turun tangan.

“Kami mohon kepada pimpinan Kami di Polda Aceh dan Mabes Polri agar memeriksa Kapolres Bireuen, dan kami mohon agar diproses hukum. Kami sudah muak dengan pencitraan Kapolres sekarang. Proses hukum dan pecat dari Polri!” tulis laporan tersebut.

Selain dugaan pemerasan dalam operasional kepolisian, laporan tersebut juga menyinggung pengaruh Jatmiko dalam berbagai proyek daerah.

Salah satunya adalah proyek pembangunan Gedung Perpustakaan Bireuen senilai Rp10 miliar, yang disebut-sebut dikelola oleh mitranya.

Bahkan dalam konteks Pemilu 2024, Jatmiko dilaporkan meminta bantuan keuangan dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen untuk pengamanan pilpres, pileg, dan pilkada.

Tidak hanya itu, Panwaslih Bireuen juga dikabarkan diminta menyediakan dana sebesar Rp150 juta.

Seiring dengan berjalannya pemeriksaan, publik masig menunggu bagaimana kepolisian menangani kasus ini.

Bagi masyarakat dan internal kepolisian sendiri, transparansi dan keadilan dalam proses ini menjadi hal yang sangat dinantikan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi darinya. Sementara itu, Polda Aceh menegaskan bahwa pemeriksaan akan terus dilakukan untuk memastikan apakah laporan tersebut berdasar atau sekadar tuduhan yang tidak memiliki bukti kuat.

Apapun hasilnya, kasus ini telah menjadi ujian bagi institusi kepolisian dalam menegakkan integritas dan kepercayaan publik.(tim)

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan Inspiring Profesional Dan Leadership Award 2024

Mediaindonesia24
BIREUEUN. ACEH – Kapolres Bireuen AKBP. Jatmiko, SH.,MH, menerima piagam penghargaan Inspiring Profesional dan Leadership Award sebagai pemimpin yang menginspirasi

Piagam penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah acara ceremony award di Grand Mercure kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu (19/01/2025)

Acara diselenggarakan oleh Indonesia Award Magazine bekerjasama dengan Thanks Institute Indonesia, melakukan penjaringan dan penilaian bagi sosok – sosok yang menginspirasi.

Adapun penghargaan diberikan sebagai pengakuan atas inovasi dan kepemimpinan yang inspiratif, yang telah membawa perubahan positif di Polres Simeulue dan Polres Bireuen, Polda Aceh.

Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, S.H., M.H., sangat berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya, sebagai Inspiring Profesional dan Leadership Award sebagai pemimpin yang menginspirasi

“Saya sangat berterima kasih kepada team panelis yang memilih saya menjadi salah satu pemimpin yang menginspirasi, terimakasih ” ujarnya.

AKBP Jatmiko juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota dan keluarga besar Polres Simeulue dan Polres Bireuen atas dukungan yang diberikan selama kepemimpinannya.

Ketua tim panelis, Dr Ketut Abid Halimi mengatakan, salah satu upaya yang telah dilakukan Kapolres Bireuen yaitu menginisiasi pelestarian penyu saat menjadi Kapolres Simeulue.

Selain itu dalam memimpin Polres Bireuen. AKBP Jatmiko salah satu sosok inspiratif sangatlah dibutuhkan dalam manajemen kepemimpinan.

Baik dalam menjaga dan mengawal situasi kamtibmas, seperti mendasari terhadap Program Presisi Kapolri, pembentukan Dai Kamtibmas

Di 17 Kecamatan wilayah Kabupaten Bireuen, dalam rangka menjaga kondusifitas keamanan menjelang, disaat dan sesudah Pemilu dan Pilkada serentak, yang berlangsung aman, damai dan tentram.

Dr Ketut Abid Halimi mengatakan, capaian tersebut justru menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan sekaligus menginspirasi banyak orang, pungkasnya.

“Atas semua inovasi dan dedikasinya maka memang pantas menjadi teladan, dan layak kami beri penghargaan,” ujarnya.

PPDI Bireuen audiensi dengan komisi 1 DPRK Bireuen bahas berbagai persoalan disabilitas

Mediaindonesia24
Perkumpulan penyandang disabilitas Indonesia PPDI kabupaten Bireuen ber audiensi dengan komisi 1 DPRK kabupaten Bireuen Jumat 10 Januari 2025.

Kedatangan pengurus PPDI diterima langsung oleh NOVA S.R.M.S.M
ketua komisi 1 DPRK Bireuen turut didampingi oleh Junaidi S,H selaku koordinator, H Jamaludin wakil ketua,
Dr.ATTAILAH M.Saleh.M A .Sekretaris
M.Nia Nusi anggota
MOHAMMAD ARIF S.E anggota
SYIBRALMALASYI Anggota

Audiensi tersebut membahas tentang berbagai persoalan tentang kesetaraan atau pemenuhan hak hak bagi 2500 oarang kaum penyandang disabilitas Bireuen yang belum teratasi.

Pertemuan yang berlangsung selama 1 jam mendapat respon positif dari Komisi 1 DPRK Bireuen setelah berdiskusi dan mendengar aspirasi disabilitas,pihak dewan ini berjanji akan memperjuangkan pemenuhan hak-hak disabilitas semaksimal mungkin untuk dapat terealisasi di tahun 2025 ini,adapun langkah awal yang akan dilakukan oleh komisi 1 DPRK segera akan duduk bersama para pihak dan instansi terkait mencari solusi tentang persoalan ini,danlagi akan di upayakan sebisa mungkin Dana Desa tahun 2025 bisa tersentuh langsung kaum disabilitas yang ada di masing-masing desa dalam kabupaten Bireuen.

Selanjutnya semua anggota Komisi 1 yang ikut duduk beraudiesi dengan pihak PPDI meminta secara khusus kepada pihak Pengurus PPDI agar tidak sungkan memberikan informasi apapun keluhan serta hambatan dilapangan agar dapat dibicarakan sama-sama guna terpenuhinya hak hak kaum disabilitas yang berada di bawah PPDI Kabupaten Bireuen

Di akhir pertemuan ketua PPDI yu Saini M Yusuf mengucapkan ribuan Terima kasih atas sambutan dan perhatian pihak komisi 1 DPRK yang telah menerima kedatangan pengurus PPDI dan Memberi ruang diskusi dengan penuh keterbukaan semoga saja apa yang menjadi kesepakatan hari ini bukan lagi sekedar mimpi manis untuk pihak PPDI sebagai mana di tahun tahun yanglalu,besar harapan di tahun 2025 organisasi PPDI bersama DPRK Bireuen yang baru,mampu merubah kisah pilu disabilitas menjadi indah dan haru sebagai sejarah kado terindah tahun 2025.

Kapolres Bireuen Pastikan Keamanan Pada Pilkada 2024, Sinergi Semua Pihak Sangat Penting

Bireuen | Mediaindonesia24 – Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko, S.H., M.H., bersama Unsur Forkopimda, KIP dan Panwaslih mengikuti kegiatan Konferensi Pers terkait penyelenggaraan Pilkada 2024 Kegiatan tersebut dihadiri Pj Bupati, Dandim 0111/Bireuen, Mewakili Kajari, Asisten 1, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Ketua KIP, Ketua Panwaslih, Dansundenpom, Kasatpol PP, serta wartawan media cetak, Online dan Elektronik

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bireuen mengatakan, pentingnya sinergi dan kolaborasi semua pihak, sehingga penyelenggaraan Pilkada 2024 dapatberlangsung aman, damai dan sejuk

“Terkait dengan Pengamanan TPS pada tanggal 27 November nanti, Polres Bireuen akan di Back Up Personil BKO dari Polda Aceh, TNI dan Linmas yang sudah diploting, serta saat pergeseran Kotak Suara dari Gudang Ke PPK dan ke TPS, tentunya Sinergi dan Kolaborasi semua pihak sangat penting, sehinga penyelenggaraan Pilkada 2024 ini berlangsung dengan aman, damai dan sukses ” ucap AKBP Jatmiko

AKBP Jatmiko menyebutkan, dalam upaya menciptakan situasi keamanan yang kondusif jelang pilkada 2024, Polres Bireuen bersama TNI dan Instansi terkait terus meningkatkan Razia serta Patroli baik siang dan malam hariPenyampaian imbauan Ciptakan Pilkada 2024 yang aman, anti Hoax, anti Politisi Sara dan Money Politik, baik secara langsung dalam program Safari Subuh Berjamaah, Sambang Curhat dan Jum’at Curhat dengan Masyarakat

Serta melalui Media Sosial dan Media Online Portal Tribratanesw Polres Bireuen, serta Media Online Mitra Humas dalam dan luar wilayah Kabupaten Bireuen

error: Konten dilindungi!!