google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bulan: Februari 2026

Pengangkutan Lumpur Tuntas Selama Sepekan,Pemukiman Warga Hidup Kembali ,Praja IPDN Tuai Pujian

Aceh Tamiang,ACEH I terasjurnalis.net

Gunting pita oleh Brigjen.Pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH., Bersama Datok(Kades*Red) Penghulu Irwan Pane S.sos dan Seluruh warga Dusun Satelit Graha Kampung (Desa*Red) Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang sebagai penanda perpisahan praja IPDN di Kampung tersebut.komitmen telah dituntaskan dalam misi kemanusiaan,Sepekan seluruh lumpur yang menggunung dan drainase tersumbat sudah tuntas di bersihkan oleh Praja IPDN.Minggu(15 Februari 2026),

Warga kini sudah dapat beraktivitas seperti biasa, bayang-bayang lumpur mulai perlahan menghilang. Ucapan rasa sukur dan terimakasih tak henti-hentinya di ucapkan oleh warga untuk Praja IPDN.

” Alhamdulillah pemukiman kami sudah lebih baik dari sebelumnya ,lumpur di gang-gang,rumah maupun parit(Drainase) sudah optimal , terimakasih untuk praja IPDN yang telah membantu kami sehingga di bulan Ramadhan yang sudah menghitung hari ini kami sudah dapat beraktivitas seperti biasa dan segera kembali kerumah kami masing-masing”, ujar warga saat di wawancarai oleh awak media

“Mereka sangat tangguh di bawah teriknya matahari seperti tak kenal lelah ,kami tau mereka lelah tetapi jiwa kemanusiaan yang telah tertanam menjadi penguat tersendiri bagi Praja IPDN ,Sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh Kasatgas Brigjen.Pol.Ulung Sampurna Jaya saat berbincang di tengah warga memastikan seluruh praja tidak akan kembali sebelum semua nya membaik”,tambah warga

Kasatgas Brigjend.Pol. Ulung Sampurna Jaya S.IK.,MH., Juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar dapat kembali beraktifitas seperti biasa dan Aceh Tamiang segera Bangkit.

“Kami dari Satgas Kemendagri bersama dengan Praja IPDN yang mana pada hari ini telah satu Minggu dan telah menyelesaikan pengerjaan pengangkutan lumpur, pembersihan irigasi maupun Drainase pada hari ini di nyatakan selesai ,Kemudian kita akan menyerahkan kepada masyarakat untuk segera digunakan fasilitas jalan ini yang mana dalam pengerjaan ini mencakup dari luas keseluruhan ada 7 hektare kemudian 215 kepala keluarga,208 rumah kemudian satu sarana ibadah Masjid Nurul Yaqin dan tiga sarana pendidikan TK Aksara ,Yayasan sekolah Inspirasi beserta Taman Pendidikan Al-Qur’an, Alhamdulillah pada hari ini selesai 100% ,Kami berharap dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan Aceh Tamiang Bangkit”,tutup Brigjen.Pol.Ulung Sampurna Jaya

Reporter:RG

Tuai Pujian Dan Ucapan Terimakasih Kepada YONZIPUR 10/JP/2/KOSTRAD “Mereka Tidak Akan Pulang Sebelum Semuanya Benar-Benar Membaik”.

Aceh Tamiang, ACEH I terasjurnalis.net

Kamis,(12 Februari 2026) pemukiman warga terus membaik seluruh lumpur dari dalam rumah warga kini sudah mulai dikeluarkan secara rutin oleh pemilik rumah itu sendiri sehingga menjadi kolaborasi yang baik kepada relawan sebagai langkah percepatan pemulihan,Lumpur yang ditumpuk dihalaman maupun drainase selanjutnya dikeruk menggunakan alat berat dan diangkut oleh Dum truk terus menunjukan kemajuan signifikan untuk Kampung (Desa*Red) Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dusun Satelit Graha terus membaik langkah cepat YONZIPUR 10 /JP/2/KOSTRAD dalam misi kemanusiaan menuai pujian oleh warga Dusun satelit graha,Bantuan alat berat beserta Dum truk menuai asah Aceh Tamiang harus pulih dan bangkit lebih cepat,Pujian dan ucapan terimakasih terus mengalir untuk seluruh satuan dan segenap jajaran YONZIPUR 10/JP/2/KOSTRAD,Dimana mereka bukan hanya membantu namun terus memberikan seluruh energi agar dibulan Ramadhan nanti seluruh warga dapat menghuni rumah mereka kembali.

“Terimakasih untuk YONZIPUR 10/JP KOSTRAD yang telah memberi bantuan alat berat beserta Dum truk untuk membersihkan lumpur dirumah seluruh warga Dusun satelit graha,kami tidak bisa membalas kebaikan ini namun doa terus kami panjatkan untuk seluruh satuan maupun jajaran dapat diberikan Rezki yang melimpah dan kesehatan bagi keluarga mereka, Terimakasih orang baik”,ujar warga kepada awak media

Tambah seorang warga kepada awak media menceritakan YONZIPUR 10 /JP/2/KOSTRAD telah sepekan berjibaku membersihkan lumpur warga ,Unik nya lagi warga tersebut menjelaskan sepertinya personil yang berada dilapang tidak kenal lelah dan ramah kepada warga,”mereka tidak akan pulang sebelum keadaan ini benar-benar membaik “, Kata sederhana menjadi makna penyemangat bagi kami sebagai warga untuk terus membersamai membantu mereka yang berada di lapangan.

“Mereka tidak kenal lelah ,lumpur terus kami keluarkan di halaman agar mempermudah semua pekerjaan,Terimakasih kepada pak Presiden telah mengirim YONZIPUR 10/JP/2/KOSTRAD insyaallah pak Ramadhan kami sudah berada dirumah kami masing-masing”,

“Mereka dilapangan sangat ramah dan terus memberikan motivasi kepada kami,dan tidak akan kembali sebelum semua benar-benar membaik, Sehatkan lah keluarga yang mereka tinggal untuk membantu kita di Aceh Tamiang,Kebaikan tidak akan pernah mati iya hanya berpindah tangan”,ujar warga.

Reporter: RG

Hari Ke Empat Praja IPDN Terus Gencar Bersihkan Pemukiman Warga

Aceh Tamiang,ACEH I terasjurnalis.net

Memasuki hari keempat aksi tanggap pascabanjir, tim gabungan yang melibatkan prajurit IPDN menunjukkan progres signifikan dalam normalisasi drainase di wilayah pemukiman warga. Hingga hari ini, Selasa (10/02/26), upaya pembersihan parit dan selokan di gang-gang warga dilaporkan telah mencapai 70 persen.

 

Imam Indrayadi, S.Stp, M.Tr. Ip perwakilan dari tim IPDN yang bertugas di lapangan, menyatakan bahwa target penyelesaian seluruh area terdampak adalah satu minggu, sesuai arahan dari Kasatgas Brigjend.Pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH.,

“Jika melihat kondisi awal, saat ini pengerjaan sudah sekitar 70 persen. Sebenarnya bisa mencapai 100 persen lebih cepat jika seluruh warga sudah selesai mengeluarkan sisa lumpur dari dalam rumah ke area drainase. Kami optimis dalam satu minggu ini semuanya tuntas (clear),” ujar Imam dalam sesi wawancara di lokasi.

Meski progres berjalan cepat, tim di lapangan menghadapi beberapa kendala teknis, di antaranya:
Struktur parit yang bervariasi, di mana beberapa titik memiliki konstruksi yang sempit atau tertutup.
Adanya hambatan fisik di dalam drainase seperti instalasi pipa air warga dan kerangka besi yang menyulitkan pengerukan.
Sampah material berupa batu-batu besar dan barang rumah tangga yang terbawa arus banjir dan menyumbat aliran air.

Walaupun menghadapi tantangan tersebut, Imam memuji semangat dan performa para prajurit yang terus bekerja maksimal untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang bangkit kembali.

“Kami dari IPDN hadir untuk masyarakat Aceh Tamiang. Ini adalah bukti bahwa kita bisa bangkit bersama melalui kolaborasi. Tetap semangat dan mari kita terus memotivasi diri untuk pulih lebih cepat,” pungkasnya.

Reporter: RG

Bukan Sekadar Seremonial, Brigjen. Pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH., Pastikan Dusun Satelit Bersih dalam 7 Hari

Aceh Tamiang, ACEH I terasjurnalis.net

Pasca-banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, upaya pemulihan di Kecamatan Karang Baru terus dipacu. Fokus utama kini tertuju pada Dusun Satelit Graha, Desa Kebun Tanah Terban, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Janji adalah hutang, dan komitmen adalah bukti nyata pengabdian. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh jajaran Kementerian Dalam Negeri dan Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca-Banjir.

Kasatgas Pemulihan, Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan personel besar-besaran ini merupakan langkah taktis berbasis data, bukan sekadar seremoni belaka.

“Sebelumnya, tim kami telah melakukan survei mendalam. Kami melihat BTN Satelit sangat mendesak untuk segera dipulihkan. Itulah alasan mengapa wilayah yang ditinjau Pak Bima kemarin langsung kami tetapkan sebagai Target Operasi Utama,” tegas Brigjen Pol. Ulung.

Operasi ini berfokus pada pembersihan sisa lumpur pekat dan normalisasi drainase yang tersumbat di pemukiman padat penduduk. Berikut adalah rincian kekuatan operasi pemulihan:

720 Praja IPDN & Satgas Gabungan.

7 Hari kalender dan Pembersihan rumah warga, fasilitas umum, dan pengangkatan sedimen di selokan.

“Hari ini kita kerahkan kekuatan penuh. Target kami jelas: dalam tujuh hari ke depan, Dusun Satelit Graha harus rampung sepenuhnya. Setelah itu, tim akan bergeser ke titik pemukiman warga selanjutnya,” tambah Brigjen Pol. Ulung dengan nada tegas dan memotivasi.

Kehadiran ratusan praja muda ini membawa energi baru bagi warga yang sempat terpukul akibat bencana. Brigjen Pol. Ulung berpesan agar masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit ini.

“Masyarakat Aceh Tamiang harus bangkit. Kita kerjakan ini bersama-sama. Kita harus optimis bahwa kondisi akan segera normal kembali,” tutupnya.

Reporter:RG

Praja IPDN Gelombang Kedua Kembali Hadir Untuk Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang Pembersihan Pemukiman Menjadi Fokus Utama

Aceh Tamiang,ACEH I terasjurnalis.net

Viral sebelumnya di beberapa media Sosial Bima Arya Sugiarto selaku Wamendagri menyambangi pemukiman padat penduduk Dusun Satelit Graha Kampung (Desa*Red) Kebun Tanah Terban,Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.Berjalan diatas lumpur sembari melihat duka yang dirasakan oleh warga, Wamendagri sendiri berkomitmen akan menurunkan kembali praja IPDN tambahan gelombang kedua untuk membantu dan fokus melakukan pembersihan lumpur pada pemukiman warga

“Insyaallah praja IPDN akan kita tambah lagi”,ujar Wamendagri

Kini Praja IPDN(Institut Pemerintahan Dalam Negeri)telah Hadir kembali untuk masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, Janji dan komitmen dibalut dalam misi Kemanusiaan terus digencarkan oleh Pemerintah Indonesia lewat Kemendagri dengan menurunkan ratusan personil praja tambahan untuk membantu membersihkan lumpur dan drainase yang tersumbat akibat dampak bencana alam yang melanda.Senin(09 Februari 2026).

Kasatgas Brigjen. Pol. Ulung Sampurna Jaya. S.IK., MH., menyampaikan kepada awak media dengan tambahan personil praja IPDN gelombang kedua sebanyak 720 praja menargetkan pembersihan Dusun Satelit Graha sendiri rampung selama tujuh hari kedepan dan terus berpindah ke pemukiman warga selanjut nya.Kasatgas juga memberikan motivasi untuk warga agar terus optimis dan semangat dalam situasi seperti ini.

“Hari ini kita turunkan 720 personil praja, Untuk target sendiri Kita targetkan selama tujuh hari kedepan sudah selesai dan berpindah ke pemukiman warga selanjutnya, Masyarakat Aceh Tamiang harus bangkit dalam situasi ini,harus optimis,”tutur Brigjen.Pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH.,

Warga juga menyampaikan rasa terimakasih atas kerja keras tanpa pamrih dari Praja IPDN rumah warga dan drainase sudah mulai membaik dari sebelumnya.

Terimakasih praja IPDN, Alhamdulillah bersih semua rumah kami di bantu oleh personil praja ,Semoga menjadi amal ibadah bagi seluruh personil atas kerja keras tanpa pamrih ini”,ujar warga

Abuavin salah seorang warga dan juga pemerhati publik menyampaikan terimakasih sebesar-besar nya kepada Kemendagri dan Wamendagri Bima Arya Sugiarto atas perhatian untuk mau menyambangi pemukiman warga sebagai bentuk rasa kepedulian, terimakasih juga di sampaikan secara khusus kepada Kasatgas Brigjen.pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH.,

“Terimakasih bapak Wamendagri Bima Arya Sugiarto yang telah hadir menyambangi kami ,terimakasih atas kepedulian Kemendagri atas bantuan alat berat dan personil tambahan praja gelombang kedua ini sebanyak 720 orang , terimakasih juga terkhusus untuk Kasatgas Brigjen Pol.Ulung Sampurna Jaya.S.IK.,MH., yang terus hadir di tengah kesulitan warga ,sosok yang akan selalu kami rindukan ,sosok yang ramah dan selalu memotivasi kami disini, insyaallah bulan Ramadhan kami sudah berada di rumah masing-masing”,tandas Abuavin .

Reporter:Rama .G

Mahasiswa Dampingi Pemulihan Psikologis Anak-anak Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis para penyintas, terutama anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan terdampak.

Kelompok 8 KKN Kemanusiaan Kolaborasi Universitas Samudra, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa melaksanakan kegiatan pembelajaran bersama anak-anak Desa Seunebok Pidie, Kec. Manyak Payed, Kab. Aceh Tamiang sebagai bentuk upaya trauma healing pascabencana Aceh.

Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan belajar sambil bermain, membaca, menggambar, bernyanyi, serta berbagai permainan edukatif lainnya. Suasana kegiatan dibuat hangat dan menyenangkan agar anak-anak merasa aman dan nyaman untuk kembali tersenyum, berinteraksi, dan mengekspresikan perasaan mereka.

Antusiasme terlihat jelas dari wajah anak-anak yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Tawa dan keceriaan yang tercipta menjadi tanda bahwa ruang aman mulai tumbuh kembali di tengah trauma yang sempat mereka alami. Melalui interaksi sederhana dan penuh empati, mahasiswa berupaya mendampingi anak-anak dalam proses pemulihan psikologis secara perlahan.
Selain membantu mengurangi dampak trauma, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kembali semangat belajar, rasa percaya diri, serta harapan baru bagi anak-anak Desa Seunebok. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pendamping belajar, tetapi juga sebagai teman yang mendengarkan dan memberikan dukungan emosional.

Melalui kegiatan pembelajaran dan trauma healing ini, Kelompok 8 KKN Kemanusiaan kolaborasi berharap dapat menjadi bagian kecil dari proses besar pemulihan pascabencana. Karena bagi anak-anak, perhatian, kebersamaan, dan senyum yang kembali hadir adalah awal dari pulihnya luka, serta langkah pertama untuk menatap masa depan dengan lebih berani.

Latsitarda Nusantara XLVI Resmi Ditutup di Yonif 111/Karma Bhakti, 1.980 Taruna Tinggalkan Aceh Tamiang

Terasjurnalis.id | Aceh Tamiang — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang secara resmi menutup dan melepas Satuan Tugas Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLVI Tahun 2025 melalui upacara yang digelar di Markas Yonif 111/Karma Bhakti, Sabtu (7/2/2026).

Upacara pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol (P) Armia Pahmi dan dihadiri Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen TNI Arie Novian sampurno , Danpas Brimob I Brigjen Pol Anang Sumpena SH dan Seluruh Dansatgas Latsitardanus Akademi TNI juga turut hadir unsur Forkopimda, serta jajaran TNI–Polri.

Kegiatan tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian para taruna Akademi TNI dan Kepolisian yang berjalan selama 14 hari terakhir bertugas di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya dalam membantu proses pemulihan pascabanjir tahun 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat.

> “Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan masyarakat, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi serta terima kasih atas pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di Aceh Tamiang yang telah banyak membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabanjir 2025,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Ia menambahkan, pelaksanaan Latsitardanus XLVI yang berlangsung di empat kecamatan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pemulihan daerah.

> “Kegiatan Latsitardanus ke-46 yang dilaksanakan di empat kecamatan di Aceh Tamiang mencapai hasil luar biasa dalam pemulihan daerah pascabanjir,” tambahnya.

Sebanyak kurang lebih 1.980 taruna dan kadet gabungan yang terdiri dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, serta Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, rehabilitasi, serta pemulihan infrastruktur masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Akademi TNI juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Bupati Aceh Tamiang, Danpas Brimob I, Dandim Aceh Tamiang, Danyonif 111/Karma Bhakti, serta Kapolres Aceh Tamiang sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan Latsitarda Nusantara XLVI di wilayah tersebut.

Masyarakat Aceh Tamiang pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh taruna atas dedikasi dan kepedulian mereka dalam membantu pemulihan daerah pascabencana.

error: Konten dilindungi!!