Beranda Breaking News Organisasi Keluarga Besar ABRI Saat Ini Di Duga Mati Suri

Organisasi Keluarga Besar ABRI Saat Ini Di Duga Mati Suri

221
0

Langsa,MediaIndonesia24.com / Perihal tidak exsisnya keluarga besar ABRI seperti FKPPI dan Pemuda Panca Marga kota langsa menurut sayed fuad kelana, organisasi KBA tidak terlihat gaungnya seperti dulu saat Sayed Fuad Kelana dan Muhammad Irawan Ilyas memimpin organisasi KBA(keluarga besar abri) sangat exsis beberapa waktu yang lalu saat kedua tokoh tersebut masih menjabat ketua berbagai kegiatan mereka selalu tampil dengan seragam masing masing sebagai bukti organisasi tersebut berkiprah baik di pemerintahan maupun di masyarakat tuturnya dengan tegas.

Hari ini Sayed Fuad Kelana mempertanyakan kedua organisasi tersebut terlihat bagaikan mati suri tidak lagi menunjukan Powernya sebagai organisasi para anak purnawirawan di tengah-tengah masyarakat Kota Langsa dan bahkan dirinya tidak tau siapa ketua kedua organisasi yang dulunya begitu exsis dan di kenal Publik Kota Langsa seharusnya kedua organisasi tersebut terus memainkan peranannya di tengah -tengah masyarakat sebagai kekuatan mendukung TNI POLRI dalam memainkan peran politik dalam hegemoni yang saat ini terus mendramatis mengikuti perkembangan zaman .

Salah satu pengurus Pemuda Panca Marga meminta agar Sayed Fuad Kelana untuk melakukan konsolidasi internal kedua organisasi TNI untuk berkumpul membicarakan hal – hal yang di anggap penting baik internal maupun eksternal dalam menghadapi politik global dan juga menyongsong pemilu kada bulan November 2024 yang akan datang.

Saya selaku mantan ketua FKPPI dan juga ketua GM FKPPI mengajak kedua organisasi tersebut untuk dapat kembali berkiprah dan menggaungkan keberlangsungan kedua organisasi tersebut di kota langsa sehingga dapat turut serta dalam sosial kontrol kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya dalam mengsikapi politik global maupun internal di lingkup pemerintah kota langsa .

Sayed Fuad Kelana pernah memimpin 4 Periode organisasi FKKPI dalam masa situasi sulit seperti, saat Aceh mengalami konflik namun FKPPI dan GM FKPPI dan PPM tetap menunjukan existensi nya sebagai kekuatan politik yang menyatu dengan TNI Polri dalam memainkan peranan politiknya sehingga situasi dapat terkendali dan memasuki perdamaian yang hakiki di Provinsi Aceh dalam peran sishankamrata dan Polisosbud di tengah -tengah suasana konflik saat itu .(Uci/Suriady KS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini