Beranda Aceh tamiang “Kebaikan tidak pernah berakhir. Ia hanya berpindah tangan.”

“Kebaikan tidak pernah berakhir. Ia hanya berpindah tangan.”

948
0

Sinopsis Film Pendek “Seberang”

“Kebaikan tidak pernah berakhir. Ia hanya berpindah tangan.”

Aceh Tamiang I terasjurnalis.net

Film ini bercerita tentang Rauzy, seorang polisi lalu lintas muda yang bertugas di Satlantas Polres Aceh Besar yang sederhana namun penuh kasih sayang. Di tengah kesibukannya memberi pelayanan kepada masyarakat, mengatur lalu lintas, menyeberangkan anak sekolah, ia selalu menyempatkan diri untuk menebar kebaikan-kebaikan kecil, membagi makanan pada orang asing, hingga merawat bunga di pinggir jalan.

Namun takdir berkata lain. Sebuah insiden tragis merenggut Rauzy terlalu cepat. Kehadirannya hilang, meninggalkan duka yang mendalam. Tapi, sesuatu yang ia tanam tidak ikut pergi. Kebaikan itu tetap hidup, tumbuh, dan berpindah ke hati orang-orang yang pernah merasakannya dengan caranya masing-masing, meneruskan jejak sederhana Rauzy: menolong, berbagi, dan menjaga. Sederhana di tempat yang sama.

Sepuluh tahun berlalu membawa kembali anak-anak diujung seberang melanjutkan kebaikan kecil untuk saling berbagi dari hal sederhana sampai menjadi motivasi meneruskan jejak sang pahlawan Rauzy

“Saya pesan satu buk yah makan disini sembari menyiram bunga yang selalu disiram oleh Rauzy dan menggantungkan nasi dipinggir jalan sebagai bentuk dan rasa rindu dari murid diujung seberang disetiap paginya Rauzy memegang tangan dan menyeberangkan mereka”,

Hingga akhirnya kita tersadar bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, tidak pernah benar-benar mati. Ia akan selalu menemukan jalan untuk kembali.

Film ini meraih Juara 2 Nasional Festival Film yang diselenggarakan Oleh Korlantas Polri dan mendapatkan Juara 1 ditingkat Polda Aceh

Semoga pesan sederhana dari “Seberang” menginspirasi kita semua: bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, akan selalu menemukan jalan untuk hidup kembali

Dilansir dari halaman YouTube film pendek seberang

(RG)