Beranda Breaking News Ghazali Abbas : Kandidat Tak Punya Prestasi, Istirahat saja

Ghazali Abbas : Kandidat Tak Punya Prestasi, Istirahat saja

357
0

MediaIndonesia24.com,Banda Aceh– Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang, sejumlah nama mulai mencuat kepublik, baik untuk calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Menyikapi hal itu, politisi senior Aceh, Drs.Tgk.H. Ghazali Abbas Adan menyampaikan agar para kandidat yang sudah pernah menjabat atau duduk sebagai eksekutif yang ingin kembali maju dipilkada mendatang agar menunjukkan rekam jejak dan prestasinya terlebih dahulu.

“Menurut saya, bagi yang sudah pernah memegang kekuasaan di eksekutif, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, wali kota atau wakil walikota, yang ingin maju kembali, terangkan dulu rekam jejak prestasi yang sudah dikerjakan dan terlihat bukti nyata dalam memakmurkan rakyat dan membangun daerah,” kata Ghazali Abbas Adan, dilansir dari laman Harianreportase.com, Rabu (1/5/2024).

Ghazali Abbas menambahkan, bila para kandidat tidak mampu menunjukkan prestasi dan rekam jejak yang baik, maka sebaiknya istirahat saja.

“Kalau tidak, sudah cukup, sudah bisa istirahat, biar yang lain saja, dari pada menjatuhkan rakyat dalam terpurung bolong, bermain dengan nasib rakyat, sebab di Naggroe Aceh, masih banyak orang orang yang cerdas, jelas titel dan kualitas pendidikan, beragama, berakhlak yang baik, memiliki wawasan dan pergaulan yang luas. (Meunye hana, ka mumada, ka jeuet istirahat, bah yg laen matong, dari pada jak purh’uep rakyat muwot lam bruek ruhung, meucuca ngen nasib rakyat, sabab di nanggroe Aceh meutuwah, meusyeuhu ban sigom donya, rame that ureueng2 carong, jeulaih strara dan kualitas pendidikan, meuagama, got akhlak, luas wawasan dan pergaulan).” tambah Ghazali Abbas dalam bahasa Aceh.

Sebelumnya, Ghazali Abbas Adan juga pernah mengusulkan bahwa untuk para Calon Gubernur, Bupati, Wali Kota harus bersedia menandatangani pakta integritas dan bersumpah dihadapan masyarakat di masjid Provinsi, Kabupaten atau Kota.

Usulan itu disampaikan Ghazali dihadapan para tokoh tokoh Aceh saat acara buka puasa bersama Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) di Wisma TIM, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2024).

“Para Calon harus bersedia menandatangani pakta integritas yang menyatakan tidak berbuat politik haram 5 P dalam proses kontestasi politik tahun ini dan tahun tahun yang akan datang,” ungkap Ghazali

5 P tersebut adalah, peuyo (menakuti), peureuloh (Merusak), peungeut (Menipu), peng (Uang atau Money Politik), dan puh-mupoh (Bunuh membunuh).

“Omong kosong bicara membangun dan penguatan syariat Islam di Aceh apabila saat mencari jabatan menggunakan cara cara haram yang melanggar syariat Islam.” ujar Ghazali Abbas.(SN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini