Beranda Breaking News Tim Monitoring PEN Ke Kota Subulussalam Dituding Tidak Maksimal Bekerja

Tim Monitoring PEN Ke Kota Subulussalam Dituding Tidak Maksimal Bekerja

213
0

Mediaindonesia24.com,Subulussalam,Aceh–Tim gabungan Monitoring Kegiatan PEN tahun 2023 yang terdiri dari Kemenkeu, SMI dan unsur lainnya dituding berbagai pihak tidak bekerja maksimal terhadap manfaat penggunaan Dana PEN yang merupakan Pinjaman pemerintah kota Subulussalam senilai 108 Miliard.

Saat diwawancarai salah satu tim monitoring Pemanfaatan Dana PEN menurutnya kegiatan kami tidak dalam kapasitas Audit namun ingin melihat dampak dan bukti pisik dari pembangunan dengan menggunakan Anggaran PEN ungkapnya.

Para Tim Monitoring dari Pusat unsur SMI, Kemenkeu, dan konsultan tidak dapat menjelaskan secara terperinci kinerja hasil monitoring yang dilakukan di Pemko Subulussalam.

LSM Suara Putra Aceh melalui Pimpinannya Anton Tinendung memberi kritikannya ” harusnya hasil monitoring yang dilakukan TIm gabungan Monitoring PEN itu dapat dipublis apakah memang benar arah manfaat penggunaan Dana PEN(Pemulihan ekonomi Nasional). Malah yang terlihat kebanyakan arah manfaat Dana PEN tidak tepat untuk pemulihan ekonomi Nasional,bahkan banyak dibuat kegiatan PL .Penunjukan Langsung yg sama sekali tidak ad manpaatnya buat masyarakat , Nah.. kenapa tidak di beberkan saja hasil monitoring PEN.” Ujar Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Anton Tin.

Diketahui Pinjaman PEN dari SMI sebesar 108 Miliar dengan belanja bunga perbulannya sebesar 5,6 persen, sehingga dapat berdampak membebani daerah selama 5 tahun kedepan. Saat awak media kompirmasi,Kabag pembangunan renol menyebutkan bahwa dia hanya menerima laporan saja.(TIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini