IM_24,SUBULUSSALAM,Aceh-Pengerjaan tangki septik (Septic Tank) komunal dan Individu di Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam terancam gagal.
Pasalnya, menurut informasi diterima media ini. Diperkirakan pekerjaan tersebut sudah berjalan hampir tiga bulan berjalan, namun hingga kini baru 13 unit yang baru dikerjakan.
Sesuai dengan Informasi diterima media, pengerjaan tersebut totalnya sebanyak 56 Unit dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Subulussalam bersumber dari dana DAK Tahun 2023 dengan pagu anggaran kurang lebih Rp.500 Juta.
Mansur, Ketua kelompok pelaksana menyebutkan terhentinya pengerjaan itu disebabkan uang yang tidak ada. Sehingga pekerjaan terhenti.
Senada dengan disampaikan Munte, bahwa pekerjaan Septic Tank atau jamban di Kampong Desa Belegen Mulia itu baru dikerjakan sebanyak 13 Unit.
“Pekerjaan pembuatan tangki atau jamban uang ditarik baru sekitar 130 juta. sisa pekerjaan belum ada kelanjutan, karena duit tidak ada,” ujar Munthe.
Kepala Dinas PUPR Kota Subulussalam, Ir. Alhadin membenarkan bahwa pekerjaan tersebut dari dinas PUPR bersumber dari dana DAK Tahun 2023. Menurutnya pekerjaan tersebut terhenti dengan alsan dana yang belum tersedia.(IPONG)







