. Mediaindonesia24.com,Bireuen,Aceh-Kewajiban menuntut ilmu itu mencakup ilmu tasawuf, tauhid dan fiqih atau yang lebih dikenal dengan Tastafi. Momentum kelahiran Rasulullah Saw hendaknya kita tingkatkan menuntut ilmu dan beramal.
Dalam pembicaraan yang disampaikan oleh Tgk Sunardi laweung. Menurut pantauwan Media Indonesia 24com./ dalam ceramah maulid nabi di Gampong Simpang jaya kecamatan juli kabupaten Bireuen yang di adakan di halaman mesjid Gampong setempat setelah shalat Isya berjamaah,(28september.2023).
Pimpinan Masjid Hudalbiah, (.tgk Nasruddin) atau imum syik,Gampong Simpang jaya juli kabupaten Bireuen.juga meberikan arahan singkat kepada masyarakat simpang jaya.tujuan dilaksanakan maulid nabi.Saw.atau Dakwah islaminyah untuk memperbaiki akhlak umat islam dan pentingnya menuntut ilmu bagi seluruh umat islam.,,
Seseorang berakhlak dengan sesama manusia tanpa ada ilmu tidak mungkin dapat direalisasikan sesuai dengan petunjuk syari’at Islam dan sangat urgen keberadaan menuntut ilmu kepada setiap muslim(ujarnya) , Tgk.Sunardi Pimpinan Dayah laweung itu mengatakan beramal tanpa ilmu sungguh sia-sia setiap amalan yang dilakukan oleh seorang muslim Tgk.Sunardi,laweung ulama muda yang juga mengajak masyarakat berdasarkan hadis Rasulullah SAW memerintahkan umatnya menjadi ‘Alim (orang yang beriman,kepada allah)atau Muta’allimaan (orang yang menuntut ilmu, murid, pelajar, santri) atau menjadi pendengar yang baik dan beriman..
“Minimal menjadi seorang pencinta agama islam,simpatisan pengajian, dan pendidikan dengan harta, tenaga, atau pikiran, atau mendukung majelis-majelis ulama, ” paparnya
Rasulullah SAW menurut Sunardi. menegaskan, jangan jadi orang yang kelima (Khamimisan), yaitu tidak jadi guru, murid, pendengar, juga tidak menjadi pecinta ilmu. Celakalah golongan kelima ini. “Fatahlik!” tegas nabi Muhammad Saw.
“Paparan ini ini sesuai dengan redaksi hadits yang berbunyi Kun ‘aliman, au muta’alliman, au mustami’an, au muhibban. Walam takun khaamisan, fatahlik Jadilah engkau orang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang mau mendengarkan ilmu, atau orang yang menyukai ilmu. dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka,” ulasnya.
Tgk Sunardi. kharismatik aceh Pidie.menjelaskan sangat besarnya pahala seorang yang bersedekah untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah Saw.
“Barang siapa yang memuliakan atau memperingati hari kelahiranku maka aku akan memberinya syafa’at pada hari kiamat. Dan barang siapa memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiranku, maka akan diberi pahala seperti memberikan infaq emas sebesar gunung fi sabilillah,” ujarnya sesuai dengan hadis nabi Muhammad Saw.
Lebih lanjut tgk. Sunardii dari laweung menjelaskan sesuai dengan perkataan Abu Bakar Ash-Shiddiq terkait dengan bersedekah memperingati maulid disebutkan bahwa barang siapa yang memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiran Nabi Saw akan menjadi temanku masuk,surga. .
Geusyik Gampong Simpang Jaya.(EDI IKASAH) menyebutkan peringatan maulid nabi malam 12 Rabi’ul Awal berjalan sukses dan lancar. berkat kerjasama,dan partisipasi,kaum,pemuda,perangkatGampong dan masyarakat Gampong Simpang jaya.
“Selain kenduri dan ceramah agama yang disampaikan tgk.Sunardi laweung.juga pemutupan acara,diakhiri dengan doa,zikir, maulid dan salawat badar,,, .dengan berahirnya acara .panitia dakwah atau seluruh perangkat desa dan masyarakat mengucapkan ribuan terimakasih semoga menjadi amal yang sholehah buat kita semua…(fahkrurrazi.ar)







