google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PJ Bupati Bireuen membuka Acara festival Meuseuraya rapai tunang

Redaksi

Agustus 26, 2024

BIREUEN,, Media Indonesia 24com*/- festival Meuseuraya rapai tunang ditampilkan pada ajang pembukaan acara di ikuti oleh peserta dari 17 kecamatan,
Semarakkan kabupaten Bireuen,
Dalam ajang Festival Rapai Bireuen Meuseuraya di lapangan Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu malam 24 Agustus 2024.

Acara Pembukaan festival digelar oleh Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen itu ditandai pemukulan rapai pase, penampilan penyanyi Aceh Viza Maviza, dan grup rapai Kecamatan Peusangan, Samalanga, Peudada, Simpang Mamplam, Kuta Blang, Pandrah dan beberapa grup rapai yang belum di tampilkan,

Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Jalaluddin mengharapkan kepada seluruh peserta akan berpartisipasi dan berkompetisi dalam festival ini, keikutsertaannya dapat menjadi cikal bakal dalam upaya melestarikan khazanah seni rapai yang bernilai sejarah, agar tetap eksis, dikenal dan berkembang serta tidak hilang ditelan zaman.

“Upaya pelestarian kesenian rapai di tengah masyarakat Aceh khususnya di Kabupaten Bireuen, tentu harus terus kita tingkatkan. Saat melihat khususnya generasi muda kita, lebih tergiur budaya dan kesenian modern yang membuat mereka lupa bahkan meninggalkan seni dan budaya daerah warisan indatu,” kata nya Jalaluddin.

Sebelumnya, Ketua panitia pelaksana acara rapai Fauzan, mengatakan, acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Apresiasi Seni Budaya Menuju Bireuen Gemilang Jaya” dari tanggal 24-25 Agustus 2024.

Festival rapai.pada malam ini ya g akan tampil oleh 17 grup kesenian rapai yang ada di kabupaten Bireuen peserta dari 17 group, total hadiah Rp 26 juta rupiah. Festival ini untuk menyemarakkan HUT ke-79 RI, sebagai pelestarian, regenerasi adat, kebudayaan Aceh.

Ketua DKA Bireuen, H Mukhlis takabaya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh seniman, dan budayawan, masyarakat atas Media cetak atau Media elektronik yang telah ikut membantu,memberikan dukungan selama berlangsungnya acara festival rapai, Dalam kegiatan DKA konteksnya untuk membangun peradaban ekosistem berkesenian dan berkebudayaan.

“Banyak lagi selama ini prestasi telah kita raih selama berjalan hampir dua periode tampuk DKA Bireuen di bawah pundak saya ucap ketua kesenia,

DKA Bireuen juga pernah meraih penyaji terbaik tingkat International dalam kegiatan Damanhoure Folkklore di Cairo Mesir, penyaji terbaik di beberapa cabang lomba dalam HUT Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta,” ujarnya.

Selain itu ( DKA ) juga pernah menjadi juara dalam banyak cabang lomba di ajang Pekan Kebudayaan Aceh tahun lalu di ajang (PKA), sehingga kita bisa meningkatkan prestasi Kabupaten Bireuen pada ( PKA 7 ) biisa meraih juara ke 4, ditahun lalu dan Bireuen juga mendapat kan juara 3,

Terkait adanya festival ini, kata H Mukhlis, takabaya, atas ide-ide cemerlang dari pengurus kesenian ( DKA ) kabupaten Bireuen. Tahun lalu kami juga telah melakukan gelar festival seni tradisi yang juga sangat luar biasa sukses diikuti 17 kecamatan.ucapnya.

“H Mukhlis berharap, acara kegiatan seni budaya dan rapai tunang seraya untuk dapat terus sama-sama kita pelihara, lindungi dan lestarikan demi masa depan generasi anak bangsa ,” harap Mukhlis.* (Fahkrurrazi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!