Beranda kota langsa Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi di Langsa, Berjalan Damai dan lancar tanpa Anarkis

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi di Langsa, Berjalan Damai dan lancar tanpa Anarkis

236
0

Langsa, 1 September 2025 – Suasana Kot Langsa pada Senin siang berubah menjadi lautan massa ketika ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan. Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Langsa dan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dengan dua tuntutan utama: evaluasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta desakan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Aksi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB di Lapangan Merdeka, yang menjadi titik kumpul ribuan mahasiswa sebelum bergerak menuju Mapolres Langsa dan Gedung DPRK Langsa. Dengan atribut almamater masing-masing, para mahasiswa membawa spanduk, poster, dan pengeras suara. Orasi-orasi lantang menggema, menyerukan perubahan serta kritik keras terhadap kondisi politik dan penegakan hukum di Indonesia.

Koordinator aksi menegaskan, keresahan mahasiswa muncul dari berbagai persoalan bangsa yang dinilai tidak kunjung selesai. “Hari ini kami hadir bukan hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk rakyat. Polri harus dievaluasi karena dinilai tidak konsisten dalam penegakan hukum, dan DPR harus dibubarkan karena gagal menjalankan amanah rakyat,” tegasnya di hadapan massa.

Jumlah peserta yang mencapai lebih dari 1.000 orang membuat aksi ini disebut sebagai salah satu demonstrasi terbesar di Kota Langsa dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran mereka mendapat perhatian luas dari masyarakat sekitar yang turut menyaksikan jalannya aksi.

Meski berlangsung dengan massa besar dan dalam Suasana Hujan deras, aksi mahasiswa ini tetap berjalan tertib dan terkendali. Aparat kepolisian terlihat berjaga di berbagai titik untuk mengamankan jalannya demonstrasi, sekaligus memastikan tidak terjadi gesekan antara peserta aksi dan pengguna jalan. Lalu lintas di sejumlah ruas utama kota sempat mengalami kemacetan, namun dapat segera diurai oleh petugas.

Sejumlah elemen mahasiswa yang terlibat berasal dari berbagai kampus, mulai dari Universitas Samudra, IAIN Langsa, hingga perguruan tinggi swasta. Selain itu, organisasi ekstra kampus seperti HMI, KAMMI, dan PMII juga turut mengerahkan kadernya. Kehadiran lintas organisasi ini menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa di Langsa solid dan bersatu dalam menyuarakan tuntutan bersama.

Hingga sore hari, aksi berlangsung damai meski diwarnai teriakan dan yel-yel penuh semangat. Para mahasiswa menegaskan aksi mereka bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar bila aspirasi mereka diabaikan. “Kami akan terus turun ke jalan sampai tuntutan rakyat benar-benar didengar,” ujar salah satu orator menutup aksinya.

Demonstrasi ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa mahasiswa masih konsisten memainkan perannya sebagai agen perubahan dan pengawal demokrasi.

Reporter : Sri Wahyuni (kabiiro langsa)
Ediitor : tim Redaksi