Bireun , Mediaindonesia24.com – Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Jalaluddin, SH MM membuka kegiatan Sosialisasi Netralitas Perangkat Desa Se-Kabupaten Bireuen yang digelar Panwaslih Aceh dan Kabupaten Bireuen, Senin (21/10/2024) pagi, di Aula Hotel Fajar.
Kegiatan diikuti 700 peserta mulai Keuchik (kepala desa) 609 gampong (desa), perwakilan Panwaslihcam, dan Pengawas Pemilihan Gampong (PPG) 17 kecamatan, dihadiri Forkopimda, dan pejabat terkait dari instansi terkait lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana juga selaku Kepala Sekretariat Panwaslih Bireuen, Sulaiman, dalam laporan mengatakan kegiatan ini diikuti 700 peserta, acara ini akan di isi oleh narasumber dari beberapa materi, dalam rangka mendukung pelaksanaan pilkada serentak 2024 oleh Pemerintahan Gampong.”Kami juga ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia dan para pihak yang telah membantu dan bekerjasama untuk menyukseskan acara pada hari ini,” ujarnya.
Plh Ketua Panwaslih Aceh, Muhammad AH dalam sambutannya antara lain mengatakan, tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam kepada penyelenggara pengawasan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.
Tentang pentingnya pengawasan dalam setiap tahapan Pilkada yang tinggal 37 hari lagi atau tanggal 27 November 2024, perlu diawasi terkait penyusunan pemilihan pindahan atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Data Pemilih Khusus (DPK) di hari pencoblosan dan rekapitulasi di masing-masing kecamatan.Menurutnya, peran rekan-rekan dan perangkat gampong dalam mengawasi jalannya jalannya pemilihan sangat penting, terutama untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat merusak demokrasi, ujarnya.
Sementara itu, Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin atas nama Pemkab Bireuen menyampaikan terima kasih kepada panitia dan juga memberikanapresiasi atas kehadiran peserta sosialisasi netralitas perangkat desa dengan harapan,penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Bireuen tahun 2024dapat berjalan dengan aman dan tertib serta demokratis.”Kita sebentar menghadapi Pilkada akan dilaksanakan bulan November 2024.Salah satu pilar penting dalam menjaga integritas Pilkada adalah netralitas dari para keuchik. Oleh karena itu hari ini, kita melaksanakan sosialisasi ini,” sebutnya.
Kepada seluruh keuchik, Pj Bupati turut berharap agar menjaga netralitas serta berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Bireuen dengan demokratis dan berintegritas.”Saya minta keuchik ikut berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu yang bersih, demokratis, dan juga berintegritas, serta meningkatkan partisipasi pemilih.
Saya menekankan kepada para Keuchikakan pentingnya netralitas perangkat desa dalam mengamankan proses Pemilu,” tutur Jalaluddin.Ditegaskan juga bahwa keuchik dilarang terlibat dalam politik praktis dan juga kampanye. Netralitas bukan hanya kewajiban tetapi juga menjadi pondasi untuk memastikan bahwa setiap proses pemilu berjalan dengan adil, transparan, akuntabel, katanya.Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan juga untuk memberikan pemahaman mendalam kepada keuchik, mengenai substansi larangan, sanksi dan penanganan pelanggaran, tandas Pj Bupati Bireuen, Jalaluddin, SH MM.(Kbr).

