ACEH TIMUR,MEDIAINDONESIA24.COM/- Adanya pemberitaan yang muncul di media News Tv dan Lintas Atjeh , terkait penambangan/ eksplorasi minyak mentah yang bersumber dari wilayah ranto panjang peurlak dan desa alue canang kecamatan Birem Bayeun kabupaten Aceh timur yang saat ini baru di unggah oleh dua media yang di sebutkan di atas padahal menurut sumber yang layak di percaya mengatakan media tersebut di atas telah mengetahui adanya explorasi ilegal beberapa tahun yang lalu.
Pertanyaan masyarkat mengapa baru sekarang kedua media tersebut membuat berita yang menohok yang belum dapat di buktikan siapa penerima setoran terkait eksplorasi yang sudah berjalan maupun yang sedang berjalan, “jika jentelmen pembuat berita ungkap saja siapa penerimanya jangan hanya menulis tapi tak berani menunjukkan siapa pelakunya terkesan cemen dan alias bacol dan tidak mempunyai nyali dalam mengungkapkan fakta sehingga berita tersebut hanya menyudutkan pihak pihak tertentu untuk mencari popularitas penulis berita”.
Masyarakat di dua kecamatan berkomentar saat ini tempat kami memiliki anugerah peninggalan kilang minyak yang sudah tidak beroperasi lagi, hasil bumi tersebut memberikan syafaat besar kepada masyarakat setempat yang mencoba meraih peruntungan dari hasil bumi tersebut , apalagi kondisi ekonomi saat ini yang tidak menentu di karena kan tidak adanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga rakyat terpuruk dalam kemiskinan.
Menurut orang yang memahami tentang perminyakan ada baiknya minyak minyak tersebut di eksplorasi sehingga tekanan dari dalam bumi di khawatirkan akan meledak dengan sendirinya sehingga mengakibatkan kerugian dan korban jiwa yang lebih besar, meskipun di eksplorasi masyarakat memperkecil timbulnya penyemburan atau ledakan dari dalam tanah sehingga di khawatirkan terciptanya kawah atau lubang besar di tengah – tengah pemukiman masyarakat yang sewaktu waktu akan bisa mengancam keselamatan warga yang lebih besar.
Bila mana ada komentar miring dari lembaga tertentu terkait eksplorasi minyak mentah dari perut bumi Aceh timur pertanyaannya mengapa baru sekarang di komentari dulunya kok diam dan tiarap apakah tidak tahu adanya penambangan liar atau pura- pura tidak tahu atau diduga telah kecipratan setoran sehingga diam seribu bahasa anehnya lagi berita yang di unggah oleh media lintas atjeh mengapa hilang alias Take Down wajar wajar saja masyarakat berkomentar miring terhadap pemberitaan yang muncul hari ini sehingga bagaikan bola liar yang tidak memberikan petunjuk nyata dalam mengungkap sebuah peristiwa.
Adanya tuduhan 100.000/ drum dan setiap pemilik sumur menyetorkan 20.000.000 kepada pihak tertentu artinya penulis berita sangat mengetahui adanya main mata antara pemilik sumur dengan pihak pihak tertentu di harapkan penulis berita jangan lempar batu sembunyi tangan dan tak bernyali mengungkap kebenaran jika tidak berani artinya berita tersebut Hoax belaka.(Suriady Ks)

