google.com, pub-3988382010432274, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Diduga Ajang Korupsi Melalui Program BIMTEK Yang Akan Di Selenggarakan 11 s/d 14 Oktober Di Takengon

Redaksi

Oktober 9, 2024

Media Indonesia24 Com Langsa/- Pelaksanaan Bimtek yang di selenggarakan sepanjang tahun merupakan akal – akalan untuk menghabiskan anggaran dana desa sehingga pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia tidak terlaksana sebagaimana harapan masyarakat terkhusus di setiap desa yang ada di Kota Langsa Bimtek telah menjadi momok yang menakutkan oleh setiap para Geuchik di 66 desa di Kota Langsa karena pelaksanaan Bimtex di prakarsai oleh DPMG dan beberapa Camat untuk wajib mengikuti program Bimtek melalui jalur Ibu PKK yang akan di laksanakan pada tanggal 11 s/d 14 Oktober 2024 di Takengon yang di tempatkan pelaksanaan acaranya di hotel parkside Takengon dengan memungut biaya setiap orang berkisar Rp.7 juta rupiah sementara pesertanya di wajibkan 2 sampai dengan 3 orang yang mengikuti acara tersebut jika 2 orang peserta saja maka setiap desa harus mengeluarkan dana ADD sebesar Rp 14 juta rupiah di X dengan 66 desa maka total anggaran yang di raup sebesar= 924.000.000 Juta Rupiah dana tersebut akan berputar di wilayah Takengon.

sementara Kota Langsa daerah yang paling sering melakukan Bimtek sehingga wajar saja beberapa Geuchik menggerutu dalam pelaksanaan Bimtek Tersebut karena terkesan menghabiskan anggaran desa namun tidak ada manfaat dari sebuah kegiatan Bimtek sehingga Bimtek merupakan ajang korupsi kelompok tertentu yang memaksakan Program Bimtex terlaksana.

Dokumen lembaran dari pihak lembaga tersebut sebagai pihak panitia pelaksana acara Bimtek TP- PKK desa Se- Kota Langsa tersebut juga telah di sampaikan kepada PJ Walikota Langsa, maka di lanjuti dengan lembaran posisi dari pihak Pemerintah Kota Langsa ( Pemko) dalam lembaran tersebut berbunyi intruksi dan informasi, menyatakan dalam intruksi dan informasi disposisi lembaran Pemko Pada tanggal 03 /10/2024 DPMG tindak lanjuti sesuai ketentuan Geuchik dan Ketua PKK Gampong Camat dan Ketua PKK di Kota Langsa .

Ketika wartawan media online ini mencoba melakukan konfirmasi kepada salah satu dari ketua panitia Bimtek TP – PKK sebutan akrabnya Geraldi Farizi melalui via Whatsaapp dengan mempertanyakan tentang kebenaran akan di selenggarakan Bimtek Tanggal 11 sampai dengan 14 Oktober 2024 di Takengon pertanyaan tersebut di lontarkan pada tanggal 08/ 10/2024 sekitar jam 18.30 Wib, jawaban ketua panitia membenarkan adanya pelaksanaan Bimtex sekitar pukul 19.49 Wib

Pada hari rabu sekitar pukul 10.20 Wib di utuslah oleh ketua panitia pelaksana untuk p menjumpai beberapa oknum wartawan di salah satu warung kopi untuk di berikan dana sebesar Rp 150 ribu rupiah agar wartawan untuk tidak menulis atau memberitakan pelaksanaan Bimtek yang akan di selenggarakan pada tanggal 11 s/d 14 Oktober 2024 sehingga terkesan dan patutu di duga adanya Indikasi korupsi dengan berselimut pelaksana Bimtex.

Diminta Kejari maupun Kejati Aceh untuk segera memeriksa ketua Panitia Pelaksana Bimtek Sehingga tidak terua menerus menghabiskan anggaran dana Desa untuk kepentingan Oknum tertentu maupun kelompok tertentu dalam memperkaya diri pribadi maupun kelompok sehingga yang di korbankan masyarakat desa wajar saja berdasarkan fakta lapangan pembangunan desa tidak berjalan sebagaimana yang di harapkan oleh masyarakat dan juga di tahun depan agar Bimtek tidak perlu di lakukan karena menghabiskan anggaran desa ( Silet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!