MEDIAINDONESIA24.COM – ACEH TAMIANG – Pengurus majelis duduk setikar kampung Seuneubok Baro surati Datok Penghulu untuk menghadiri undangan rapat penting terkait dana desa yang telah cair sebanyak 40% dana anggaran tahun 2024.
Adapun tujuan pemanggilan oleh ketua persatuan majelis duduk setikar kepada datok penghulu dengan nomor surat 100/05/2024 dengan penyampaian ketua majelis duduk setikar kampung (msdk), kampung Seuneubok baro kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang dengan ini mengundang bapak/ibu/saudara/saudari untuk dapat menghadiri rapat pada hari rabu tanggal 04 September 2024 sekitar pukul 20.00 Wib s/d selesai bertempat lokasi kantor datok penghulu kampung Seuneubok Baro.
Dalam acara pertanggungjawaban dana desa yang telah cair 40% 2024 tahun lalu, demikian undangan ini kami sampaikan atas perhatian dan kehadiran tepat waktu,kami ucapkan terima kasih di tanda tangani tembusan,Kepala Dpmk, dan Kb Karang baru, Camat Manyak Payed di Tualang Baro.
Setelah di lakukan surat undangan rapat penting itu oleh pihak pengurus MDSK Kabupaten Seuneubok Baro, pihaknya datok penghulu berinisial (ZH) tidak hadir dalam rapat yang telah di tentukan oleh Pengurus MDSK Kampung Seuneunok Baro tersebut tepat dan lokasinya.
Ketika media online ini sempat bertemu dengan beberapa dari pihak pengurus MDSK untuk mengkonfirmasi pihaknya pengurus MDSK tersebut langsung berkomentar apa yang telah terjadi dan sikap datok penghulu (kepala desa) berinisial ZH menurut mereka menimpali hasil kinerja pihak datok penghulu inisial ZH,untuk mempertanyakan dana desa tahap pertama sejumlah 40% sekitar mencapai enam ratus juta rupiah sudah sampai dimana yang telah di kerjakan datok penghulu itu apa apa saja yang telah dia gunakan dari segala bentuk fisik gampong.
Pengadaan fisik rabat beton,badan jalan dusun tiga titik dua lokasi pegadaan lampu model tata surya penerangan badan jalan gampong mencapai lebih kurang dua ratus juta rupiah dan masih banyak yang lainnya bahkan pula datok penghhulu Seuneubok baro itu bahwa dana anggaran silfa pun sudah di tadimnya seratus lima puluh delapan juta rupiah beluk lagi fisik yang lainnya belum realisasikan oleh datok penghulu itu, dari pihak pengurus kampung sekitar minggu 15/09/2024 pukul 17.19 wib(SILET)







