Nagan Raya: Masyarakat beutong ateuh banggalang Kabupaten Nagan Raya dan muspika serta pemuda mengelar musyawarah, Senin 29 Juli 2024 aula kantor camat
Adapun rapat tersebut membahas terkait penolakan salah satu orang tidak dikenal mengatasnamakan Teungku Beutong yang merupakan seorang Raja atau ulama yang di hormati di kalangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang. Rabu (31/07/2024)
Camat Beutong Ateuh Banggalang Rustam Efendi mewakili seluruh Masyarakat, Muspika, Pemuda Beutong Ateuh Banggalang, mengatakan Dalam hasil rapat tersebut ada beberapa poin yang dituliskan atau disepakati bersama seluruh masyarakat, muspika dan pemuda setempat diantaranya:
- 1.Yang mengatasnamakan Teungku Beutong alias Hasbi, ST telah membuat keresahan dan kegaduhan di kalangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang.
- 2.Yang bersangkutan telah membuat penyataan dan membuat stetmen terhadap Camat Beutong Ateuh Banggalang terkait berita HOAX di Medianasionaljurnalis. Com
- 3.Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang khawatir dan terganggu sejak kehadiran yang mengatasnamakan Teungku Beutong alias Hasbi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.
- Masyarakat Beutong Ateuh Banggalang keberatan dan tidak menerimma atas penyematan nama Teungku Beutong oleh Hasbi,ST. Yang mana penyematan gelar Teungku Beutong tersebut
- merupakan penyematan gelar turun tumurun dari gelar seorang Raja dan Ulama yang di hormati di Beutong Ateuh Banggalang. Karena gelar tersebut sejak dahulu s/d sekarang belum ada pergantian kepada orang lain selain dari turunan seorang Raja dan Ulama di beutong tersebut
- 4.penyematan nama panggilan Teungku Beutong yang disemtkan sendiri oleh Hasbi ST sangat melukai hati kami para putra putri Beutong dan keturunan dari pada Teungku Beutong karena dianya ( Hasbi ST ) bukan putra asli asli orang Beutong dan bukan keturunan dari pada Teungku Beutong dan Penyematan nama Teungku Beutong siapapun dia telah melanggar hukum adat istiadat kami di Beutong Ateuh, karena kami para putra putri Beutong sudah menetapkan suatu keputusan setiap 5 (lima) tahun sekali mengadakan kanduri peusiuk nanggro dimakam ulama kami yaitu dikuburan Teungku Beutong di Desa Babah Suak Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya, karena kanduri peusiuk nanggro tersebut merupakan hal yang diwariskan oleh kakek kami terdahulu tujuannya untuk mengenang jasa-jasa beliau selaku orang pertama yang membangun Nanggroe Beutong termasuk salah satu ulama termuka waktu zaman dahulu karena teungku beutong salah satu ulama yang mendapat mukzizat dari Allah, yaitu salah satu ulama yang mendapat MALAM LAILATUR QADAR maka kami sangat kecewa dan keberatan atas kejadian ini.
- 6.Selama keberadaan Hasbi,ST di Beutong Ateuh Banggalang tidak pernah mengikuti kegiatan kemasyarakatan seperti adat istiadat, keagamaan dan kesepakatan umum bahkan sebaliknya yang bersangkutan menghasut masyarakat di Beutong Ateuh Banggalang.
- 7.Kami Masyarakat, Muspika dan Pemuda Beutong Ateuh Banggalang melarang kepada seluruh masyarakat untuk menampung keberadaan Hasbi ST. di Beutong Ateuh Banggalang semenjak keputusan ini di keluarkan.
- 8.Kami seluruh Masyarakat, Muspika dan Pemuda Beutong Ateuh Banggalang menyatakan sikap bahwa kami menolak keberadaan Hasbi, ST. Di Beutong Ateuh Banggalang dan kami tidak ingin melihat Hasbi, ST. Berkeliaran di Beutong Ateuh Banggalang.
- 9.Apabila kami melihat keberadaan/ bergeliaran Hasbi,ST. Di Beutong Ateuh Banggalang kami akan mengambil tindakan tegas sesuai kesepakatan bersama Masyarakat, Muspika dan Pemuda Beutong Ateuh Banggalang.
- 10.Kami seluruh Masyarakat, Muspika dan Pemuda Beutong Ateuh Banggalang meminta Hasbi,ST. Agar mengeluarkan kata-kata pemohonan maaf kepada seluruh masyarakat Beutong Ateuh Banggalang terutama kepada keluarga Teuku Beutong melalui media sosial.
- 11Kami seluruh Masyarakat,Muspika dan Pemuda Beutong Ateuh Banggalang meminta kepada aparat penegak hukum agar menindak lanjuti terhadap Hasbi,ST. Yang telah membuat keresahan/kegaduhan di kalangan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang.
Rustam Efendi menjelaskan ini merupakan kemauan atau kesepakatan bersama masyarakat dimana salah satu orang telah membuat kegaduhan di kalangan warga.
Dirinya berharap agar penegak hukum dapat menindak lanjuti tanggapan dari pada masyarakat.

