MediaIndonesia24.com, Langsa, Aceh- Dalam rangka menyambut hari sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2023 Himpunan Mahasiswa islam jurusan tata negara menyelenggarakan kegiatan Law Student Club dengan tema integrasi Nasional, tantangan dan harapan Mengidentifikasi untuk memecahkan tantangan yang muncul ketika mencoba Mengintegrasikan aspek politik ekonomi dan pendidikan dalam suatu negara .
Dalam acara tersebut diisi oleh para pemateri di antaranya : M. Alkaf, M. S.I selaku Akademisi IAIN Cot Kala Langsa, Sulaiman, S.E.,M.S.I Kepala Bea Cukai Langsa, DR. Muhammad Fuad, S.E.M.M. Akademisi Unsam, M.Khairi,M.Pem.I Ketua Pawanslih 2018-2023.
Dalam acara ini Mohd Faisal Amri mengajak seluruh pemuda dan pelajar untuk berdiskusi dalam mengelola negara sebagaimana yang sedang terjadi di tengah- tengah masyarakat kita.
Pelaksanaan Law Student club yang di selenggarakan Himpunan Mahasiswa Islam IAIN Cot Kala terinspirasi dari acara Indonesia Lawyer Club yang selalu di tonton oleh banyak kalangan baik dari masyarakat biasa, menengah, atas dan terutama para akademisi sehingga mendapat berbagai tanggapan untuk di ambil ke simpulan sehingga peristiwa yang sedang terjadi di republik ini mendapat kritikan positif maupun negatif untuk terus semua elemen masyarakat mengetahui apa yang menjadi topik atau trending yang menjadi isu yang sedang terjadi saat ini.
Ketua umum himpunan mahasiswa islam Afinas Qadafi mengatakan kegiatan ini untuk memecahkan tantangan yang di hadapi oleh bangsa kita mulai dari aspek politik dan ekonomi dan pendidikan.
Kegiatan Law Student Club di hadiri sebanyak 257 peserta terdiri dari kalangan mahasiswa dan pelajar, pelaksanaan tersebut juga di hadiri oleh Ketua Senat IAIN Langsa, Dekan Fakultas Syariah IAIN Langsa, Wakil Dekan 3 Falkutas Syariah IAIN Langsa, dan juga Perwakilan dari Mapolres Langsa.
Di harapkan para pemimpin dapat melaksanakan tugas sebagaimana peraturan dan Perundang- undangan yang berlaku namun kenyataannya masih banyak pemimpin kita tersandung masalah mulai dari ketidakadilan ketimpangan sosial seperti korupsi,kolusi dan nepotisme, sebagai pemuda masa depan bangsa ini tidak berada didalam genggaman pemuda yang Utopis akan tetapi berada di dalam genggaman generasi muda yang memiliki ide gagasan dan kepedulian bangsa dan mereka yang bekerja untuk menyelesaikan masalah bangsa tegasnya.( UCI/ SURIADY KS)







