Aceh Tamiang I terasjurnalis.net
Ancaman gagal panen kembali menghantui petani pasalnya Hujan deras yang mengguyur terus- menerus selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan puluhan hektar sawah di Kampung (Desa*Red) Suka Mulia,Suka jadi dan Lebuk Dalam terendam banjir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius akan potensi gagal panen (puso), Sebab tanaman padi saat ini berada dalam fase generatif yang sangat rentan terhadap genangan air. sawah warga ini terletak di dua Kecamatan. Kecamatan Bendahara dan Kecamatan Banda Mulia , Kabupaten Aceh Tamiang,Selasa(25/11/2025).
Salah seorang petani Wira(45) menuturkan bahwa sawah milik nya telah terendam banjir selama empat kali berturut-turut selama musim penghujan.ia juga mengeluhkan pencucian parit isolasi milik perusahaan dirasa belum optimal sehingga air luapan parit tersebut memasuki areal sawah miliknya dan masyarakat lainnya.
“Sudah 4 kali terendam banjir bang sawah saya dan warga lainnya ,kalau curah hujan saja saya rasa sawah kami masih sanggup menampung volume air ,dikarenakan saluran air masih terjaga ,hal ini diakibatkan parit isolasi milik perusahaan bang kelihatan nya belum optimal untuk menampung air di musim penghujan sehingga masuk kedalam sawah kami”, tutur wira
para warga lainya juga menyampaikan hal serupa hujan terus- menerus yang melanda di sertai faktor alam dan cuaca ekstrim akhir-akhir ini membawa dampak bagi para petani,mereka juga berharap adanya perhatian khusus atas keluhan yang mereka alami untuk mencari solusi bersama-sama.Di musim penghujan seperti ini mereka berharap juga adanya perhatian dari Perusahaan , Pemerintahan Kampung dan Dinas Terkait untuk dapat meninjau langsung kelokasi.
“sama bang dengan apa yang di sampaikan oleh Wira sawah saya juga tergenang bang sudah 4 kali selama musim hujan ,iya bang air luapan parit milik perusahaan itu bang deras sekali masuk kedalam sawah sawah kami,kami takut padi nya mati kalau terus terendam banjir,harapan saya pemerintah kampung memanggil pihak perusahaan untuk sama- sama mencari solusi terbaik tanpa ada menyalahkan siapapun”,tandas nya.
Diharapkan kepada pihak yang berkompeten agar serius melihat keluhan yang mereka alami untuk mencari solusi bersama -sama,Dimana petani adalah jantung untuk Negeri dan garda terdepan sebagai asta cita Presiden RI H.Prabowo Subianto dalam penguatan Ketahanan pangan Nasional.tutup
Liputan :RG

