Aceh Tamiang I terasjurnalis.net
Pengerjaan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi(P3-TGAI) ,Diduga dikerjakan oleh oknum perangkat Kampung(Desa*Red) Lhok Medang Ara, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang,Senin(15/09/2025),
Program tersebut menelan anggaran APBN sebesar Rp.195.000.000 dengan volume yang belum diketahui dikarenakan tidak tertera pada papan plank proyek pengerjaan tersebut,pelaksana sendiri dikerjakan oleh P3A Jaya Bersama,
Awak media mencoba mengkonfirmasi salah seorang warga yang melintas guna mempertanyakan siapakah pelaksana kegiatan pengerjaan irigasi tersebut dan menyebutkan salah seorang Kadus pada kampung itu sendiri
“Pak Kadus yang mengerjakan bang,belum siap lagi mungkin ini bang ,gak tau kita bang volume nya ,kalau boleh saran bang di pasang stang bang biar lebih awet dan di cor lantai nya bang,namanya untuk irigasi bang pasti setiap hari kenak air takut nya roboh kalau stang nya tidak ada”,Harap nya kepada awak media
Awak media mencoba menghubungi Datok(Kades*Red) Penghulu Desa Lhok Medang Ara melalui via telpon WhatsApp dan menyampaikan pengerjaan tersebut dikerjakan oleh salah satu perangkat nya yang menjabat sebagai kepala dusun ,dan juga sebagai ketua pelaksana pengerjaan program P3-TGAI tersebut.
“Yang mengerjakan kepala dusun saya bang,iya ketua pelaksana,saya rasa dia sedang mengerjakan yang di luar bang jadi pekerjaan yang ini di tinggal dulu,karna dia kerjakan berapa titik program ini bang ,kalau mau lebih jelas nya coba tanyakan sama dia langsung bang,terkait volume ,bahan ,dan kenapa pengerjaan itu di tinggal ,coba bang tanya lebih jelas nya sama yang bersangkutan bang,kalau saya sendiri cuma tanda tangan LPJ nya saja bang,kalau pekerjaan nya bagus dan nanti saya cek dulu kalau tidak bagus saya jugak tidak mau tanda tangan LPJ itu bang”,tegas nya kepada Awak media
Awak media mencoba mengkonfirmasi Kadus Desa Lhok Medang Ara berinisial (HM) untuk menanyakan pengerjaan P3-TGAI tersebut namun sangat di sayangkan beberapa pertanyaan awak media melalui pesan WhatsApp tidak mampu untuk dijawab oleh (HM) terkait volume pengerjaan,Sudah selesaikah pengerjaan di desa Lhok Medang Ara,dan kebenaran akan kepala dusun sebagai ketua pelaksana kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kerjaan saya bagus”,singkat nya kepada awak media
Hal ini menimbulkan tanda tanya besar atas keterbukaan pelaksanaan kegiatan tersebut dimana setiap pengerjaan yang menggunakan anggaran Negara seharusnya dapat dipublikasikan agar seluruh masyarakat mengetahui keberhasilan program tersebut
Liputan :RG







